News Update :

Tim Legislasi Pemkab Aceh Barat Studi Banding Ke Aceh Timur

Rabu, 19 Februari 2014

Aceh Timur | acehtraffic.com – Tim legislasi dari Kabupaten Aceh Barat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Silaturrahmi ke Kabupaten Aceh Timur, Rabu 19 Februari 2014. Kedatangan tim dari bumi Teuku Umar itu dipimpin Taufik Ali, anggota Komisi B DPRK Aceh Barat.

Tim legislasi penyelenggaraan restribusi daerah terdiri Yusaini, T Maswar (DPRK Aceh Barat), Dahlan BA (Dinas Perhubungan), Ir Fuadi (Badan Lingkungan Hidup), Fauzi SH, Haris Mabrur SH, Iswarully (Bagian Hukum Setdakab), Syamsul Khahar (DPKKD) dan Budi SH (Sekretariat DPRK Aceh Barat).

Sementara itu, kedatangan tim legislasi itu diterima Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama’un, Asisten III Setdakab Aceh Timur Drs. Irfan Kamal, M.Si, Kabag Hukum Iskandar SH, Kabag Humas T Amran, SE dan Ketua Komisi A DPRK Aceh Timur, Ahmad Emda, SH.

“Sebenarnya ajang silaturrahmi seperti ini yang kita harapkan, sehingga keterbukaan saling memberi dan mengisi satu sama lain terus berjalan,” kata Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Syamaun.

Dihadapan tim legislasi Pemkab Aceh Barat, Syahrul juga mengharapkan agar berbagai kelebihan di Aceh Barat juga ikut diberikan menjadi sebuah masukan untuk kemajuan di Aceh Timur, karena Aceh Timur merupakan salah satu kabupaten hasil pemekaran sejak 2006 silam yang dipusatkan di Idi. “Inilah Aceh Timur. Lihatlah dan mintalah apa yang perlu dan tentunya yang ada, baik soal qanun restribusi atau lainnya,” kata Wabup Syahrul.
 
Taufik Ali, atas nama tim dari Aceh Barat mengatakan, tujuan kedatangannya ke Aceh Timur adalah untuk meninjau proses penyelenggaraan restribusi daerah itu yang kanbarnya jauh lebih baik dibidang perkebunan, pertanian dan sector lainnya.

 “Kita juga tergiur ke Aceh Timur karena Aceh Timur selama ini muncul di media berbagai perkembangan yang sangat pesat dibawah kepemimpinan Bupati/Wabup Hasballah HM. Thaib – Syahrul Syama’un, apalagi pertengahan tahun ini Aceh Timur menjadi tuan rumah PORA XII” katanya.
 
Selain itu, lanjut Taufik Ali, pihaknya juga ingin melakukan konsultasi dan diskusi berbagai qanun yang telah disahkan oleh DPRK setempat. Tujuannya, nantinya akan dijadikan sebagai acuan dasar dalam membangkitkan restribusi daerah di Kabupaten Aceh Barat, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi lebih meningkat di tahun yang akan datang. 

“Studi Banding ini kita lakukan  di dalam daerah mengingat banyak daerah di Aceh yang sudah maju dan berkembang, baik Aceh Timur, Kota Langsa dan Kota Banda Aceh,” ujar Taufik Ali. | AT | R | RILIS|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016