Aceh Tengah | acehtraffic.com- Setelah dua kali melakukan demontrasdi ke kantor Bupati dan DPRK setempat, dan demonstrasi yang terbaru terjadi pada Sabtu 15 Februari 2014.
Karena terlalu lama tidak jelas realisasi janji pemerintah terhadap dana bantiuan untuk perbaikan rumah korban Gempa membuat korban gempa emosi. Tidak meja dan kursi diruang sidang DPRK menjadi sasaran luapan emosi. Minggu 16 Februari 2014.
Bah setelah lama di tunggu, baru ini korban gempa mendapatkan kabar pasti terkait pencairan dana tersebut. dana pun bukan sedikit, untum satu rumah rusak berat akan diberikan bantuan pada kunjungan
Presiden SBY, 9 Juli 2013 lalu, angin surga itu berembus pemerintah akan membantu Rp 40 juta untuk rumah
rusak berat, Rp 20 juta rusak sedang dan Rp 10 juta rupiah untuk yang
rusak ringan. Namun lama ditunggu belum juga terealisasi janji tersebut.
Atas desakan massa akhirnya Sekretaris daerah Aceh Tengah, Drs Taufik MM didampingi Pejabat Pembuat Komitmen
(PPK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Gusti
Martarosa kepada Serambi mengatakan, dana tahap I untuk rehab rumah
korban gempa sudah bisa dicairkan pada 24 Februari 2014.
“Tahap I
dicairkan 40 persen dan untuk pencairan tahap II 30 persen serta
pencairan ketika 30 persen,” kata Sekda Aceh Tengah melalui PPK BPBD, sebagaimana di kutip dari Serambinews.com.
Gusti Martarosa. “Itu yang kami jelaskan kepada para korban gempa yang
berunjukrasa ke Kantor Bupati dan DPRK,” lanjut Gusti Martarosa sambil
menambahkan pihaknya juga memfasilitasi kelompok masyarakat dalam
menyusun gambar rumah serta RAB | AT | RD\
