Pidie Jaya | acehtraffic.com - Pilkada Pidie Jaya sedikit hangat, kantor camat dibakar, giliran Kantor Panitia Pengawas Pemilu Pidie Jaya (Panwaslu Pijay) di Gampong
Rhieng Blang, Kecamatan Meureudu, Jumat 1 November 2013 diteror bom granat jenis manggis yang diletakkan di pinggir
pagar kantor itu. Akibatnya, sejumlah anggota panwaslu setempat panik
dan syok.
Dikutip dari laman Serambi, sumber di lokasi kejadian menyebutkan,
bom granat itu ditemukan M Junaidi, sopir pribadi Ketua Panwaslu, M
Yusuf SPd. Saat itu pukul 11.00 WIB, sepulang mengantar ketua panwaslu,
Junaidi bermaksud hendak istirahat di bawah pohon rindang seraya
merokok.
Pandangannya mengarah ke semak-semak dan terlihat olehnya benda
berwujud bom. Temuan itu langsung dia laporkan ke aparat kepolisian.
Selang
30 menit kemudian, tim Penjinak Bom Brigade Mobil Daerah
(Jibom-Brimobda) Aceh tiba di lokasi untuk menangani bom tersebut
menggunakan perlengkapan khusus.
Ketua Panwaslu Pidie Jaya, M
Yusuf SPd , Jumat 1 November 2013 kemarin mengatakan kaget saat
melihat bom berbentuk manggis terletak di pinggir pagar kantornya. Hal
itu spontan membuat sejumlah staf panwaslu panik dan syok.
Pihaknya
langsung mendatangi mapolsek untuk meminta personel pengamanan agar
kenyamanan tugas panwaslu tidak terganggu. “Apalagi mulai hari ini
laporan pelanggaran dalam Pilkada Pijay sudah masuk,” jelasnya.
Kapolres
Pidie, AKBP Sunarya SIK kepada Serambi mengatakan kemarin bahwa bom
jenis granat manggis itu sudah diamankan dan dipindahkan ke Mapolsek
Meureudu.
“Pascakejadian itu kondisi kantor panwaslu kini kembali normal dan mereka bekerja lagi seperti biasa,” demikian Sunarya. | AT | R | Serambi|

