News Update :

Mahasiswa UGP Ditembak di Kampusnya

Sabtu, 30 November 2013

Gayo | acehtraffic.com - Seorang mahasiswa Jurusan administrasi negara Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) Universitas Gajah Putih (UGP) ditembak OTK dikomplek kampus tersebut, Jum’at, 29 November 2013.

Korban bernama Reje Ferdian, warga Kampung Ronga-Ronga Bener Meriah itu, dilaporkan mengalami sejumlah luka tembak dibagian kepala dan anggota badan, setelah ditembak OTK saat berada dikomplek kampus yang berada disekitar Pegasing ini.

“Benar, pihak rumah sakit baru saja menerima seorang pasien luka tembak, dan saat ini sedang dirawat untuk kemudian dilakukan rongent, tadi sempat dirawat pihak puskesmas pegasing” kata  Dr Hardi Yanis, Kepala BLUD Datu Beru Takengon.

Korban penembakan adalah mahasiswa semester VII itu sedang dirawat diruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) BLUD Datu Beru Takengon. Sejumlah sumber menyebutkan, korban ditembak dengan senjata pistol jenis Air Soft Gun. Belum diketahui motif pelaku yang kabur setelah kejadian.

Hardi Yanis, Kepala BLUD Datu Beru Takengon, melalui mengatakan peluru masih tersisa dalam tubuh korban, “Masih tersisa peluru didalam tubuh korban, sehingga perlu dilakukan operasi malam ini,” ujar Hardi, Jum’at 29 November 2013, sore.

Dia mengatakan bahwa kondisi korban dalam keadaan baik, sedangkan sisa peluru berada dibagian kepala, lengan, dada dan paha. Aparat kepolisian sudah mengetahui ciri-ciri pelaku penembakan Reje Ferdian, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik (FISIPOL) Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon.

“Pelaku diketahui berjumlah dua orang pria, menggunakan kendaraan Yamaha jenis Vixon, kita sudah dapatkan ciri-cirinya,” ungkap Kapolres Aceh Tengah, AKBP Artanto S IK.

Ditanya apakah telah diketahui motif pelaku, Kapolres mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan. “Malam ini, dokter dirumah sakit akan melakukan operasi untuk mengambil peluru jenis air soft gun yang masih bersarang ditubuh korban,” jelas Artanto.

Sementara itu pihaknya juga belum mendapatkan keterangan dari keluarga korban, karena masih mengurus Reje Ferdian, mahasiswa yang menjadi korban tembakan OTK, dimana saat ini masih berada di BLUD Datu Beru Takengon.

“Setelah dilakukan operasi, barulah kita akan lakukan penyelidikan, termasuk dengan Puslatbor, agar diketahui senjata jenis air soft gun yang digunakan sesungguhnya,”papar Kapolres. | AT | I | acehbaru.com |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016