
Meulaboh | acehtraffic.com - Anggota DPRK Aceh Barat, Hendri Faisal yang ditanyai mengapa dia sampai mengamuk di kantor dewan yang menimbulkan sejumlah kerusakan mengatakan, alasan utamanya karena ada sejumlah pihak yang berupaya mendesak supaya dirinya diganti oleh orang lain sebagai anggota dewan dari Partai Aceh.
Menurut Hendri, rencana mengganti dirinya sebagai anggota dewan dari Partai Aceh merupakan bentuk penghinaan dan merendahkan harga dirinya di mata masyarakat sekaligus merusak citra dirinya. “Saya ini pejuang, istri dan anak saya mati di hutan ketika konflik bersenjata. Saya ini sangat setia dengan perjuangan, apakah penghinaan seperti ini layak saya terima,” tandas Hendri yang diwawancarai melalui ponselnya.
Pria berbadan tinggi tegap ini menceritakan, perjuangan dirinya untuk menjadi anggota DPRK Aceh Barat pada 2009 juga penuh tantangan bahkan nyaris merenggut nyawanya. Menjelang pemilu ia ditembak orang tak dikenal sehingga tiga peluru bersarang di tubuhnya.
Menurut Hendri, rencana mengganti dirinya sebagai anggota dewan dari Partai Aceh merupakan bentuk penghinaan dan merendahkan harga dirinya di mata masyarakat sekaligus merusak citra dirinya. “Saya ini pejuang, istri dan anak saya mati di hutan ketika konflik bersenjata. Saya ini sangat setia dengan perjuangan, apakah penghinaan seperti ini layak saya terima,” tandas Hendri yang diwawancarai melalui ponselnya.
Pria berbadan tinggi tegap ini menceritakan, perjuangan dirinya untuk menjadi anggota DPRK Aceh Barat pada 2009 juga penuh tantangan bahkan nyaris merenggut nyawanya. Menjelang pemilu ia ditembak orang tak dikenal sehingga tiga peluru bersarang di tubuhnya.
“Alhamdulillah berbagai tantangan dan cobaan itu berhasil saya lalui dan akhirnya saya dipercayakan rakyat menjadi anggota DPRK Aceh Barat dari daerah pemilihan Woyla Timur dan sekitarnya,” ujar Hendri.
Hendri menyatakan dirinya akan tetap mempertahankan posisinya sebagai anggota dewan dari Partai Aceh hingga berakhir pada 2014. “Saya tetap akan melawan berbagai upaya dari pihak-pihak tertentu yang ingin menggantikan saya,” demikian Hendri Faisal.| AT | I | Aceh.tribunnews |
Hendri menyatakan dirinya akan tetap mempertahankan posisinya sebagai anggota dewan dari Partai Aceh hingga berakhir pada 2014. “Saya tetap akan melawan berbagai upaya dari pihak-pihak tertentu yang ingin menggantikan saya,” demikian Hendri Faisal.| AT | I | Aceh.tribunnews |
Baca juga:
