News Update :

Polisi Tembak Mati Bekas Tentara Udara Malaysia

Selasa, 03 September 2013

ANGGOTA forensik melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian setelah seorang bekas anggota Angkatan Udara Malaysia (TUDM) S. Jambukeshan ditembak mati dari jarak dekat dekat restoran ayahnya di Taman Rishah, Silibin di Ipoh, kemarin. - Foto BERNAMA
Ipoh | acehtraffic.com -  Polisi Malaysia menembak mati seorang mantan anggota Angkatan Udara Malaysia di Taman Rishah, Ipoh, kemarin. Ia merupakan ketua kelompok triad Geng 36 yang beroperasi di Batu Gajah, Ipoh.

Kepala Departemen Investigasi Kriminal Perak, Datuk Mohd Dzuraidi Ibrahim, mengatakan S Jambu Keshan, 39, yang terakhir berpangkat Laskar Udara Kanan, ditembak akibat perkelahian yang melibatkan tiga triad di daerah sama yaitu Geng 36, Geng 04 dan 08.

"Penyelidikan awal menemukan korban tidak ada catatan kriminal dan polisi menunggu laporan otopsi untuk tindakan selanjutnya " kata Mohd Dzuraidi Ibrahim, Kepala Departemen Investigasi Kriminal Perak, seperti dikutip di laman Berita Harian Malaysia.

Kegiatan narkoba

"Penyelidikan awal menemukan bahwa perkelahian itu terjadi karena berebut wilayah dalam kegiatan perdagangan narkoba," katanya.

Dzuraidi mengatakan, polisi yakin dapat melacak tersangka kasus itu meskipun keduanya memakai topeng muka saat kejadian.

"Kita mencatat keterangan dua saksi untuk membantu penyelidikan," katanya.

Dalam kejadian jam 7.15 pagi kemarin, Jambu ditembak ketika mengeluarkan barang dari mobilnya di depan restoran milik keluarganya, setelah dihampiri mobil Toyota Vios dinaiki dua pria.

Korban yang menjabat hampir 19 tahun di Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM) sebelum pensiun lima tahun lalu, dinyatakan meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun Ipoh, kemarin.

Dzuraidi mengatakan, penyelidikan awal menemukan korban tidak ada catatan kriminal dan polisi menunggu laporan otopsi untuk tindakan selanjutnya.

"Kita akan meningkatkan Ops Cantas dan melakukan investigasi menyeluruh untuk memburu tersangka, sekaligus berusaha memerangi kegiatan kongsi gelap dan kejahatan berat di negeri ini," katanya.| AT | Z | bharian.com.my
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016