acehtraffic.com - Pada 51 tahun yang lalu, aktris Hollywood, Marilyn Monroe ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya di Kota Los Angeles. Monroe dikenal tidak hanya sebagai perempuan terseksi Amerika di masanya, namun juga dicurigai terlibat skandal asmara dengan mendiang Presiden AS saat itu, John F. Kennedy, dan adiknya yang jadi Jaksa Agung, Robert.
Menurut The History Channel, Monroe ditemukan tewas di ranjangnya dalam keadaan tertelungkup dan tidak memakai baju. Salah satu tangannya masih memegang gagang telepon. Di sebelah jenazahnya berserakan pil-pil anti depresi.
Setelah penyelidikan singkat, Kepolisian Los Angeles menyimpulkan bahwa kematian aktris merangkap model itu "akibat kelebihan dosis obat penenang dan kemungkinan besar jenis kematiannya adalah bunuh diri."
Namun, sebagian publik tidak begitu saja percaya laporan itu. Beberapa puluh tahun terakhir sejak kematian Monroe muncul sejumlah teori konspirasi yang sulit dibuktikan kebenarannya. Salah satu yang paling sering terdengar adalah dia bisa saja dibunuh atas perintah Presiden John Kennedy atau mantan Jaksa Agung Robert Kennedy untuk mencegah skandal asmara mereka terkuak ke permukaan atau dia bisa jadi akan membocorkan rahasia-rahasia pemerintah.
Pada 4 Agustus 1962, atau sehari sebelum Monroe ditemukan tewas, Robert Kennedy diketahui juga sedang berada di Los Angeles. Beberapa puluh tahun kemudian, mantan pembantu di rumah Monroe, Eunice Murray, mengaku bahwa Robert pada 4 Agustus malam sempat mengunjungi rumah majikannya dan mereka berdua pun bertengkar. Namun, klaim dari Murray itu tidak bisa diverifikasi.
Walau penyebab kematiannya hingga kini masih digunjingkan, Monroe juga dikenang sebagai salah satu simbol kebesaran Hollywood. Bernama asli Norma Jean Mortenson, perempuan kelahiran Los Angeles 1 Juni 1926 itu mengubah namanya jadi Marilyn Monroe, setelah mendapat tawaran bermain film oleh 20th Century Fox. Dia pun terkenal atas pose-pose seksinya untuk majalah hiburan pria dewasa di AS.
Pada 1961 Monroe mendapat perawatan rutin dari psikiater setelah menderita depresi akibat tekanan karir sebagai aktris dan model serta tidak bisa mempertahankan kehidupan rumah tangganya. | AT | I | Viva |
