Jakarta
| acehtraffic.com – Pelaksanaan uji kompentensi yang digelar organisasi Ujian
Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) terhadap dokter muda membuat pelayanan publik
terganggu. Kamis 20 Juni 2013. Pasalnya selain ujian itu dipungut biaya banyak, dan banyak dokter
muda "terbunuh" aktivitas gara–gara UKDI.
M.Iqbal
Elmubarak Ketua umum Akademi Dokter Muda Indonesia (Admin) mengatakan UKDI yang
selama ini terjadi sangat merugikan dokter muda, karena UKDI sudah dijadikan
sebagai lahan komersil oknum untuk “memeras” dokter muda guna mendapatkan
sertifikat berpraktik.
Iqbal
menambahkan selama ini banyak dokter muda yang telah dilantik menjadi pasca
menyelesaikan pendidikan dokter di Universitas-Universitas banyak terkendali
sertifikat izin praktik, karena selama sertifikat itu harus diperoleh setelah
wajib mengikuti UKDI.
,”Sementara UKDI yang terjadi selama ini seperti
menghambat para dokter muda” Ujar M.Iqbal dalam acara talk show bertemakan
'Masa depan Retaker hari ini dan hari esok, siapa yg bertanggung jawab' di
Museum Kebangkitan Nasional, Gedung Stovenia, Jakarta Pusat.Kamis.
Berdasarkan
data kementerian kesehatan RI tahun
2013, jumlah dokter umum saat ini
sekitar 88.000, sedangkan jumlah rakyat Indonesia sekitar 250 juta jiwa lebih. Sementara idealnya seorang dokter menangani penduduk
1:2.500 artinya satu orang dokter melayani 2.500 penduduk.,” Jika ingin mencapai itu kita butuh sekitar
101.040 dokter umum,”
Dengan
minimnya keberadaan dokter saat ini,
maka dapat disimpulkan yang akhirnya lebih banyak berperan adalah perawat dan
bidan. Berkaca dari kurangnya jumlah dokter umum saat ini.
Pertemuan
itu juga tercapai beberapa kesempatan bahwa ujian kompetensi dokter nantinya akan dikembalikan ke fakultas
kedokteran di Universitas masing-masing.
Pengurus Besar Ikantan Dokter Indonesia (PB-IDI) dan Kolegium Dokter Primer Indonesia (KDPI) mendukung RE-TAKER (Rencana Strategi Dokter Layanan Primer) untuk segera
diselesaikan dan pengumpulan kembali data RE-TAKER
,”Untuk
mengatasi kekurangan tersebut harus secepatnya diselesaikan persoalan ini, agar
pelayanan kesehatan penduduk negeri ini berjalan baik, jika tidak kami akan laporkan ini ke DPR RI” Tambah Iqbal . | AT | RD | Azwar |






