Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Partai Nasional Aceh (PNA) Kota Lhokseumawe, menargetkan meraih kursi Ketua DPRK, dalam pemilu Legislatif pada tahun 2014 mendatang. Sabtu 4 Mei 2013.
“Saya selalu tekankan kepada para kandidat, untuk rebut kursi ketua,” ujar Ketua DPW PNA Lhokseumawe, T. Saiful atau yang disapa akrab Pon Tam.
Dirinya menambahkan, kalau memang nantinya kursi Ketua DPRK tidak bisa dicapai. Maka kami menargetkan minimal harus mencapai 1 Fraksi dan PNA Lhokseumawe mengusung 25 kandidat yang akan bersaing untuk menuju ke gedung Parlemen.
Setiap calon Legislatif yang maju melalui partai ini, telah terlebih dahulu dilakukan seleksi oleh internal partai, seleksi yang dilakukan berupa, tes narkoba, Mengaji dan pengetahuan-pengetahuan umum.
PNA berkeinginan untuk tidak membodohi rakyat, maka PNA tidak menganggap penting untuk duduk di kursi Parlemen. Jika tujuannya untuk membodohi rakyat dan PNA pun tidak mau bersaing dengan partai lain, tetapi ingin bersanding untuk memperbaiki keadaan Aceh.
“Siapa yang bisa memperbaiki keadaan Aceh, maka itu Pahlawan,” tutur Pon Tam.
Pontam menyebutkan, dalam setiap mengeluarkan program, pihaknya tidak terlalu berambisi. Yang jelasnya apa yang terjadi dalam Pemerintah sekarang harus dirubah, dalam menjalankan program, kami mengikuti kehendak rakyat.
“Sekarang rakyat lapar dan kesejahteraan hanya satu kelompok,” kata Pon Tam.
PNA Lhokseumawe mengusung 25 kandidat calon legislatif, untuk Kecamatan Muara Dua sebanyak 6 orang, Banda Sakti 11 Orang, Blang Mangat 3 orang dan Muara Satu 5 orang. Untuk keterwakilan perempuan, PNA Lhokseumawe sebanyak 40 persen.| AT | AG |
“Saya selalu tekankan kepada para kandidat, untuk rebut kursi ketua,” ujar Ketua DPW PNA Lhokseumawe, T. Saiful atau yang disapa akrab Pon Tam.
Dirinya menambahkan, kalau memang nantinya kursi Ketua DPRK tidak bisa dicapai. Maka kami menargetkan minimal harus mencapai 1 Fraksi dan PNA Lhokseumawe mengusung 25 kandidat yang akan bersaing untuk menuju ke gedung Parlemen.
Setiap calon Legislatif yang maju melalui partai ini, telah terlebih dahulu dilakukan seleksi oleh internal partai, seleksi yang dilakukan berupa, tes narkoba, Mengaji dan pengetahuan-pengetahuan umum.
PNA berkeinginan untuk tidak membodohi rakyat, maka PNA tidak menganggap penting untuk duduk di kursi Parlemen. Jika tujuannya untuk membodohi rakyat dan PNA pun tidak mau bersaing dengan partai lain, tetapi ingin bersanding untuk memperbaiki keadaan Aceh.
“Siapa yang bisa memperbaiki keadaan Aceh, maka itu Pahlawan,” tutur Pon Tam.
Pontam menyebutkan, dalam setiap mengeluarkan program, pihaknya tidak terlalu berambisi. Yang jelasnya apa yang terjadi dalam Pemerintah sekarang harus dirubah, dalam menjalankan program, kami mengikuti kehendak rakyat.
“Sekarang rakyat lapar dan kesejahteraan hanya satu kelompok,” kata Pon Tam.
PNA Lhokseumawe mengusung 25 kandidat calon legislatif, untuk Kecamatan Muara Dua sebanyak 6 orang, Banda Sakti 11 Orang, Blang Mangat 3 orang dan Muara Satu 5 orang. Untuk keterwakilan perempuan, PNA Lhokseumawe sebanyak 40 persen.| AT | AG |
