News Update :

Diduga Tersangka Donatur Pembunuhan Kader PNA Ditangkap

Jumat, 03 Mei 2013


Banda Aceh | acehtraffic.com- Personel Opsnal Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, Kamis 2 Mei 2013 sore menangkap seorang pria berinisial Bus (42) yang diyakini memiliki keterkaitan dengan pembunuhan TM Zainal Abidin alias Cekgu (35), kader Partai Nasional Aceh (PNA) Pidie, Jumat 26 April 2013  malam. 

Bus ditangkap di salah satu loket angkutan antarprovinsi di Jalan Muhammad Jam, Banda Aceh, sekira pukul 18.00 WIB, dengan sangkaan awal terlibat mendanai pembunuhan Cekgu. Sedangkan dua tersangka yang mengeksekusi Cekgu di lapangan sudah duluan diringkus Polres Pidie, yakni Munir (33), warga Bungie, Kecamatan Simpang Tiga dan Khairul Anshari (34), warga Gampong Didoh, Kecamatan Muara Timur, Kabupaten Pidie.

Bus sendiri disebut-sebut berasal dari Gampong Masjid Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie. Itu sebab, begitu ditangkap kemarin sore ia langsung diamankan sekitar empat jam di Polresta Banda Aceh, lalu malamnya dijemput tim Polres Pidie untuk dibawa ke Sigli, ibu kota Kabupaten Pidie, tempat pembantaian itu terjadi.

Sumber Serambi menyebutkan, meski Bus diringkus di loket sebuah perusahaan angkutan antarprovinsi, tapi ia bukan pekerja di loket itu. Ia cuma sering terlihat berada di loket bus tersebut. “Pelaku ditangkap sesaat masuk ke loket bus itu,” kata sumber yang minta namanya tidak dipublikasi. 

Serambi tadi malam berupaya menghubungi Kabid Humas Kombes Pol Gustav Leo melalui telepon selular. Namun, menurutnya, ia belum menerima informasi tentang penangkapana tersebut, sehingga ia belum bisa merinci lebih jauh tentang keterlibatan Bus dalama konspirasi pembunuhan Cekgu.

Hingga pukul 23.00 WIB tadi malam, Serambi masih belum mendapatkan penjelasan detail tentang dugaan keterlibatan Bus dalam kasus pembunuhan Cekgu. Serambi hanya mendapat informasi tambahan menjelang 23.20 WIB tim dari Polres Pidie sudah menjemput Bus di bawah pengawalan personel bersenjata laras panjang.

Informasi lainnya yang terbilang penting didapat Serambi, Bus yang ditangkap itu disebut-sebut sebagai penyandang dana (donatur) dalam kasus pembunuhan Cekgu. Namun, Serambi belum mendapatkan konfirmasi resmi tentang hal itu. 

Ketika isu tersebut ditanyakan kepada Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Moffan, ia menyatakan bahwa pihaknya tidak berwenang menjelaskan hal tersebut, karena Polresta hanya dimintai bantu untuk menangkap tersangka di wilayah hukum Banda Aceh.

Saat berada di ruang penjagaan Polresta Banda Aceh sekitar pukul 22.35 WIB, Bus yang ditanyai Serambi enggan berkomentar. Dia memilih diam terkait dugaan dirinya yang disebut-sebut sebagai penyandang dana dalam konspirasi pembunuhan Cekgu. Bersama tersangka polisi juga menyita satu unit mobil Toyota Kijang Innova BL 832 JF. |

Kami Diminta Menangkap
Benar bahwa ada seorang pria berinisial Bus, berumur 42 tahun, yang ditangkap di Jalan Muhammad Jam, Banda Aceh, pada hari Kamis 2 Mei 2013 sekira pukul 18.00 WIB. Anak buah saya yang menangkapnya. Setelah ditangkap sempat diamankan beberapa jam di ruang penjagaan Polresta Banda Aceh. Menjelang pukul 23.30 WIB yang bersangkutan sudah dijemput tim Polres Pidie untuk dibawa ke Sigli.

Posisi Polresta dalam hal itu hanyalah sebagai pihak yang diminta membantu untuk menangkap tersangka. Tapi kewenangan untuk memberikan keterangan lebih lanjut ada pada Kapolda atau Polres Pidie.

* Kombes Pol Moffan MK SH, Kapolresta Banda Aceh. | AT | R | Sumber Serambi| Foto Serambi|
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016