News Update :

Pasca Migas, Aceh Utara Harus Kembali ke Sektor Pertanian

Senin, 08 April 2013

Aceh Utara | Acehtraffic.com – Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib mengatakan. Sektor pertanian merupakan salah satu faktor penunjang ekonomi masyarakat, pasca berakhirnya produksi Migas. Senin 8 April 2013.

“Kita harus kembali ke sektor pertanian,” ujar H. Muhammad Thaib atau yang sering disapa Cek Mad.

Namun yang sangat ironisnya, banyak sawah yang bermasalah di Aceh Utara. Sebesar 9.000 hektar sawah di Aceh Utara, yang teraliri air hanya sebanyak 2.000 hektar saja.

Maka terkait dengan hal itu, Bupati Aceh Utara meminta semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi dan memajukan sektor pertanian di Aceh utara, guna untuk meningkatkan sektor perekonomian.

Bupati Aceh Utara menjelaskan, pada tahun 2015 nanti kabupaten Aceh Utara tidak bisa lagi menikmati dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Migas pun telah berkhir masa produksinya.

Sebagai salah satu daerah penghasil gas alam terbesar di Indonesia adalah di Provinsi Aceh.dimana terdapat sumber gas alam di daerah Kota Lhokseumawe, dulunya dikenal sebagi daerah Petro Dolar. Merupakan salah satu kota di Kabupaten Aceh Utara, dikelola oleh PT Arun NGL Company.

Gas alam telah diproduksikan sejak tahun 1979 dan diekspor ke Jepang dan Korea Selatan. Selain itu di Krueng Geukuh, juga terdapat PT Pupuk Iskandar Muda pabrik pupuk urea, dengan bahan baku dari gas alam.

Berdasarkan data yang diteri The Aceh Traffic, total cadangan dunia (yang sudah dikonfirmasi) adalah 6,112 triliun kaki persegi. Daftar 20 besar negara dengan cadangan gas terbesar dalam satuan triliun kaki persegi (trillion cu ft) adalah:| AT | AG |

a. Rusia =1,680
b. Iran =971; c. Qatar =911
c. Arab Saudi =241
d. United Arab Emirates =214
e. Amerika Serikat =193
f. Nigeria =185
g. Aljazair =161; 
h. Venezuela =151
i. Irak =112
j. Indonesia =98
k. Norwegia =84
l. Malaysia =75
m. Turkmenistan =71
n. Uzbekistan =66
o. Kazakhstan =65
p. Belanda =62
q. Mesir =59;
r. Kanada =57
s. Kuwait =56.



Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016