"Dalam berbagai kesempatan kita selalu mengajak dan mensosialisasikan bahwa Pemko Banda Aceh komit terhadap penerapan syariat islam secara kaffah," kata Walikota.
Untuk itu, katanya, melalui Musrenbang Kota Banda Aceh kali ini Pemko ingin prioritas-prioritas utama seperti penegakan syariat islam dan pemberdayan ekonomi masyarakat dapat dijadikan action plan kedepan dikombinasikan dengan keinginan pihak Provinsi Aceh.
"Apalagi disini juga hadir Ketua MPU Kota, saya harap forum ini nantinya dapat membahas apa apa saja action plan kedepan terkait penegakan syariat islam dikota Banda Aceh," kata Mawardy lagi.
Dikatakannya, Misi Pemko kedepan adalah mewujudkan Kota Banda Aceh sebagai model kota madani, maka prioritas sebenarnya tidak terlepas dari visi misi tersebut.
Disampaikannya bahwa kegiatan musrenbang kota yang menghadirkan sejumlah pihak berkompeten harus mengedepankan pembangunan yang partisipatif. Artinya mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan mengikutsertakan partisipasi penuh masyarakat.
"Hal itu selalu kita lakukan dapat dilihat adanya musrenbang tingkat gampong, tingkat kecamatan ditambah adanya Musrena lalu Musrenbang Kota," kata Mawardy lagi.
Lebih jauh Walikota memaparkan 7 prioritas pembangunan Kota Banda Aceh tahun 2014 adalah peningkatan kualitas pengamalan Syariat Islam, penyelenggraan Pemerintahan yang amanah, peningkatan ekonomi kerakyatan, peningkatan akses mutu pendidikan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pengembangan infrastruktur pariwisata yang Islami, pengarusutamaan gender dan perlindungan anak serta peningkatan Peran Generasi Muda.
"Dalam musrenbang ini kita fokuskan pembahasan perencanaan program pembangunan terhadap prioritas pembangunan tersebut, ".
Musrenbang yang berlangsung sehari penuh turut menghadirkan narasumber berkompeten seperti kepala Bappeda Provinsi Aceh Prof. Dr. Abubakar Karim MS membahas arah kebijakan pembangunan Aceh tahun 2014, Deputy Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Aceh M Seto Pranoto membahas pengendalian inflasi Kota Banda Aceh serta pemaparan dari Pemko Banda Aceh menghadirkan kepala Bappeda, Kadis Syariat Islam, Kadisperindagkop , DK3 , Dinkes , dan Disdikpora Kota Banda Aceh. | AT | RD | RI|

