News Update :

Pagi Tadi, Pengungsi Rohingnya Dites Kesehatan

Jumat, 01 Maret 2013

Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara, hari ini melakukan tes kesehatan terhadap 121 pengungsi etnis Rohingnya yang terdampar diperairan Aceh Utara. Jumat 1 Maret 2013.

Menurut keterangan petugas medis, dr. Fery, rata pengungsi etnis Rohingnya tersebut mengalami penyakit lambung dan darah rendah, sehingga menyebabkan kondisi tubuh para pengungsi Rohingnya tersebut menjadi lemas.

“Saat ini kita belum temukan adanya penyakit berbahaya,” ujar dr. Fery.

Meskipun belum ditemukan adanya gejala-gejala penyakit yang berbahaya, petugas medis tetap terus melakukan pemantauan terhadap kesehatan para etnis Rohingnya yang terdapar itu.

dr. Fery menambahkan, untuk mengetahui bagaimana kesehatan para etnis Rohingnya yang terdapar itu, maka kita membutuhkan waktu selama 15 hari. Cara melakukan pengecekan kesehatannya yaitu dengan memantau bagaimana fisik mereka dan tes darah.

“Kalau memang harus untuk cek darah, maka kita akan lakukan,” tutur dr. Fery.

20 orang pengungsi etnis Rohingnya dibawa ke RSUDCM

Pada hari Kamis, 28 Februari 2013. Sebanyak 20 pengungsi etnis Rohingnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Mutia (RSUDCM), untuk mendapatkan perawatan medis. karena mengalami sakit.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari, Syafrizal Kabid keperawatan RSUDCM. Warga etnis Rohingnya yang terdampar itu, tidak perlu di opname karena mereka hanya mengalami sakit ringan saja.


 Syafrizal menjelaskan, rata-rata wwarga etnis Rohingnya itu mengalami sakit lambung demam, dan dehidrasi yang disebabkan oleh kelaparan. Karena perjalanan mereka terlalu jauh, yaitu selama 32 hari dilaut dengan makan dan minuman yang sangat terbatas.

“mereka mengidap penyakit ringan, maka tidak perlu di opname,” tutur Syafrizal.| AT | AG |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016