
Acehtraffic.com - Sebuah pengadilan Bahrain menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada 17 demonstran anti-pemerintah atas tuduhan terlibat dalam pemberontakan di negara itu.
Pengacara Jassim Sarhan pada Ahad (17/3) mengatakan, delapan dari para terdakwa berada dalam tahanan, sedangkan sisanya diadili secara in absentia.
Ia menambahkan, permohonan banding telah direncanakan
Keputusan tersebut dianggap sebagai salah satu hukuman yang paling beratbagi para demonstran anti-rezim Al Khalifa, meskipun sejumlah pemimpin politik telah menerima hukuman seumur hidup.
Revolusi rakyat Bahrain dimulai pada pertengahan bulan Februari 2011 ketika mereka terinspirasi denganrevolusi rakyat yang menggulingkan diktator Tunisia dan Mesir.
Rezim Al Khalifa menumpas demonstran damai Bahrain dengan brutal. Puluhan pengunjuk rasa tewas dan ratusan lainnya termasuk dokter dan perawat ditangkap atas tuduhan membantu para demonstran yang terluka.| AT | M | Irib |
Pengacara Jassim Sarhan pada Ahad (17/3) mengatakan, delapan dari para terdakwa berada dalam tahanan, sedangkan sisanya diadili secara in absentia.
Ia menambahkan, permohonan banding telah direncanakan
Keputusan tersebut dianggap sebagai salah satu hukuman yang paling beratbagi para demonstran anti-rezim Al Khalifa, meskipun sejumlah pemimpin politik telah menerima hukuman seumur hidup.
Revolusi rakyat Bahrain dimulai pada pertengahan bulan Februari 2011 ketika mereka terinspirasi denganrevolusi rakyat yang menggulingkan diktator Tunisia dan Mesir.
Rezim Al Khalifa menumpas demonstran damai Bahrain dengan brutal. Puluhan pengunjuk rasa tewas dan ratusan lainnya termasuk dokter dan perawat ditangkap atas tuduhan membantu para demonstran yang terluka.| AT | M | Irib |
