
Acehtraffic.com - Menjelang peluncuran smartphone Android andalan besutan Samsung, Galaxy S IV, eksekutif Apple melontarkan sindiran sinis.
Chief Marketing Apple, Phil Schiller mengatakan, Apple tak terlalu khawatir dengan kehadiran suksesor Galaxy S III tersebut, karena ponsel besutan Samsung tersebut masih di bawah level iPhone.
Schiller juga berbagi data riset Apple yang menunjukkan popularitas iPhone empat kali lebih baik ketimbang ponsel Android pada kuartal terakhir.
"Android kerap menjadi pengganti gratis untuk ponsel-ponsel fitur. Dan, pengalaman yang diberikan tidak sebagus iPhone," tutur Schiller, dilansir Wall Street Journal, 14 Maret 2013.
Sebab, eksekutif Apple ini beralasan, perangkat Android mengadopsi berbagai elemen yang berbeda-beda, berasal dari beberapa perusahaan. Beda halnya Apple, yang mengendalikan semua elemen perangkat bergerak dan sistem operasinya.
"Ketika Anda mengambil perangkat Android yang dapat dimodifikasi (out of the box), Anda harus mendaftar sembilan akun dengan vendor yang berbeda untuk mendapatkan pengalaman iOS ," ujar Schiller. "Mereka tidak berjalan mulus secara bersama-sama," klaimnya.
Pada kesempatan yang sama, dia juga menyangsikan data terbaru milik lembaga riset pasar IDC, dan menuding hasil temuan itu keliru. Menurut IDC, dari total pengapalan smartphone pada tahun 2012, iPhone hanya memiliki 19 persen pangsa pasar, sementara Android menguasai 70 persen.
Schiller malah mengutip survei dari perusahaan riset lain, ChangeWave yang memaparkan keunggulan produk besutan Apple. ChangeWave, kata dia, menemukan sekitar tiga perempat dari pengguna iPhone "sangat puas" dengan perangkatnya.
"Dibandingkan dengan sekitar setengah pengguna Android yang hanya menyatakan "puas" dengan perangkat mereka," ujarnya.
Apple sendiri bukan tanpa masalah. Dalam laporan pendapatan perusahaan terbaru, perusahaan berbasis di Cupertino-California ini mengatakan, pendapatan perusahaan tumbuh sekitar 18 persen, tetapi laba hanya naik 0,1 persen. Kondisi tersebut mengancam saham Apple.
Sementara kehadiran Galaxy S IV dipandang analis akan semakin menyudutkan Apple.
"Galaxy S III sudah menawarkan hal yang sangat kuat, dan Galaxy S IV jelas akan menawarkan lebih banyak hal yang menarik bagi pengguna," kata Van Baker, seorang analis Gartner.| AT | M | VV |
Chief Marketing Apple, Phil Schiller mengatakan, Apple tak terlalu khawatir dengan kehadiran suksesor Galaxy S III tersebut, karena ponsel besutan Samsung tersebut masih di bawah level iPhone.
Schiller juga berbagi data riset Apple yang menunjukkan popularitas iPhone empat kali lebih baik ketimbang ponsel Android pada kuartal terakhir.
"Android kerap menjadi pengganti gratis untuk ponsel-ponsel fitur. Dan, pengalaman yang diberikan tidak sebagus iPhone," tutur Schiller, dilansir Wall Street Journal, 14 Maret 2013.
Sebab, eksekutif Apple ini beralasan, perangkat Android mengadopsi berbagai elemen yang berbeda-beda, berasal dari beberapa perusahaan. Beda halnya Apple, yang mengendalikan semua elemen perangkat bergerak dan sistem operasinya.
"Ketika Anda mengambil perangkat Android yang dapat dimodifikasi (out of the box), Anda harus mendaftar sembilan akun dengan vendor yang berbeda untuk mendapatkan pengalaman iOS ," ujar Schiller. "Mereka tidak berjalan mulus secara bersama-sama," klaimnya.
Pada kesempatan yang sama, dia juga menyangsikan data terbaru milik lembaga riset pasar IDC, dan menuding hasil temuan itu keliru. Menurut IDC, dari total pengapalan smartphone pada tahun 2012, iPhone hanya memiliki 19 persen pangsa pasar, sementara Android menguasai 70 persen.
Schiller malah mengutip survei dari perusahaan riset lain, ChangeWave yang memaparkan keunggulan produk besutan Apple. ChangeWave, kata dia, menemukan sekitar tiga perempat dari pengguna iPhone "sangat puas" dengan perangkatnya.
"Dibandingkan dengan sekitar setengah pengguna Android yang hanya menyatakan "puas" dengan perangkat mereka," ujarnya.
Apple sendiri bukan tanpa masalah. Dalam laporan pendapatan perusahaan terbaru, perusahaan berbasis di Cupertino-California ini mengatakan, pendapatan perusahaan tumbuh sekitar 18 persen, tetapi laba hanya naik 0,1 persen. Kondisi tersebut mengancam saham Apple.
Sementara kehadiran Galaxy S IV dipandang analis akan semakin menyudutkan Apple.
"Galaxy S III sudah menawarkan hal yang sangat kuat, dan Galaxy S IV jelas akan menawarkan lebih banyak hal yang menarik bagi pengguna," kata Van Baker, seorang analis Gartner.| AT | M | VV |
