
Medan | Acehtraffic.com - PT Supermoto Indonesia (SI), distributor Ducati di Indonesia menilai Sumatera Utara adalah pasar potensial. Karena itu, sejak September 2012, Ducati membuka dealer di Medan. Bahkan, ikut pada Pameran Otomotif Medan (POM) 2013 yang berlangsung saat ini.
Menurut Agustus Sani Nugroho, Presiden Direktur SI ketika ditemui KompasOtomotif di hari pertama pameran mengatakan, Ducati masih tahap perkenalan. ”Kami belum total di sini. Baru berkenalan dengan calon konsumen Medan karena masih baru," bebernya.
Ditambahkan, pasar moge di Sumatera Utara sangat prospektif karena komunitasnya cukup banyak, khususnya di Medan yang didominasi oleh Harley-Davidson. ”Kebanyakan moge bodong. Kami tahu itu pilihan. Tugas kami mendidik, naik sepeda motor lebih nyaman dengan surat resmi, bisa dipakai turing ke luar negeri," bebernya
Kehadiran Ducati diharapkan membuka mata biker Medan. Sedangkan model yang diharapkan menjadi tulang punggung adalah Diavel dan Streetfighter.| AT | M | KP |
Menurut Agustus Sani Nugroho, Presiden Direktur SI ketika ditemui KompasOtomotif di hari pertama pameran mengatakan, Ducati masih tahap perkenalan. ”Kami belum total di sini. Baru berkenalan dengan calon konsumen Medan karena masih baru," bebernya.
Ditambahkan, pasar moge di Sumatera Utara sangat prospektif karena komunitasnya cukup banyak, khususnya di Medan yang didominasi oleh Harley-Davidson. ”Kebanyakan moge bodong. Kami tahu itu pilihan. Tugas kami mendidik, naik sepeda motor lebih nyaman dengan surat resmi, bisa dipakai turing ke luar negeri," bebernya
Kehadiran Ducati diharapkan membuka mata biker Medan. Sedangkan model yang diharapkan menjadi tulang punggung adalah Diavel dan Streetfighter.| AT | M | KP |
