
Acehtraffic.com - Ali Qasim Thalib, Gubernur Propinsi al-Dhali', Yaman menilai lembaga-lembaga keamanan Turki bertanggung jawab atas penyelundupan berbagai jenis senjata ke Yaman.
Alalam 2 Februari 2013 melaporkan, Thalib dalam wawancaranya dengan koran al-Muntasaf menjelaskan mekanisme identifikasi, pencegatan dan penyitaan seluruh selundupan di Yaman.
Ditambahkannya, pasukan keapanan di Propinsi al-Dhali' pada akhir tahun 2012 berhasil menggagalkan penyelundupan senjata pada dua tahap pengiriman. Senjata-senjata tersebut diselundupkan dari Turki.
Namun menariknya, pasca terbongkarnya masalah tersebut, para pejabat keamanan Sanaa, dua muatan senjata selundupan itu dikeluarkan dari gudang barang sitaan.
Thalib menuntut pemerintah pusat memberikan penjelasan dalam hal ini beserta sebab-sebab pembatalan pencekalan senjata selundupan itu.
Dua kontainer dicekal aparat keamanan di pelabuhan Aden karena berisi senjata selundupan, namun kedua kontainer itu dilepas atas instruksi Menteri Dalam Negeri Yaman.
Kemudian pada bulan Desember 2012, sebuah kontainer penuh dengan senjata dan amunisi selundupan juga dicekal di pelabuhan Aden. Namun sama seperti kasus pertama, kontainer itu terpaksa harus dilepas oleh aparat keamanan pelabuhan pasca instruksi dari Menteri Dalam Negeri Yaman.| AT | M | Irib |
Alalam 2 Februari 2013 melaporkan, Thalib dalam wawancaranya dengan koran al-Muntasaf menjelaskan mekanisme identifikasi, pencegatan dan penyitaan seluruh selundupan di Yaman.
Ditambahkannya, pasukan keapanan di Propinsi al-Dhali' pada akhir tahun 2012 berhasil menggagalkan penyelundupan senjata pada dua tahap pengiriman. Senjata-senjata tersebut diselundupkan dari Turki.
Namun menariknya, pasca terbongkarnya masalah tersebut, para pejabat keamanan Sanaa, dua muatan senjata selundupan itu dikeluarkan dari gudang barang sitaan.
Thalib menuntut pemerintah pusat memberikan penjelasan dalam hal ini beserta sebab-sebab pembatalan pencekalan senjata selundupan itu.
Dua kontainer dicekal aparat keamanan di pelabuhan Aden karena berisi senjata selundupan, namun kedua kontainer itu dilepas atas instruksi Menteri Dalam Negeri Yaman.
Kemudian pada bulan Desember 2012, sebuah kontainer penuh dengan senjata dan amunisi selundupan juga dicekal di pelabuhan Aden. Namun sama seperti kasus pertama, kontainer itu terpaksa harus dilepas oleh aparat keamanan pelabuhan pasca instruksi dari Menteri Dalam Negeri Yaman.| AT | M | Irib |
