
Aceh Utara | Acehtraffic.com – Puluhan Warga Myanmar yang terdampar di wilayah perairan Aceh Utara, ditemukan oleh warga sekitar pukul 08:00 Wib pagi tadi, sedang terombang-ambing ditengah laut. Selasa 26 Februari 2013.
Setelah melihat puluhan warga Negara asing yang sedang terombang-ambing dilaut, akhirnya warga memustuskan untuk menarik boat yang mereka tumpangi ke wilayah daratan.
Proses penarikan boat tersebut memakan waktu selama 12 jam, akhirnya sekitar pukul 21:45 Wib, warga Myanmar yang terdampat tersebut tiba diwilayah daratan Desa Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara.
Salah seorang Warga Desa Cot Trueng, Abd Ismail mengatakan, waga Myanmar yang terdampar tersebut berjumlah 127 orang, 6 diantaranya adalah perempuan. Berdasarkan pengakuannya, para warga Myanmar itu sudah 27 hari berada dilaut dan 15 diantaranya dalam kondisi boat yang mati.
Foris Alam (28) mengaku, mereka sengaja lari dari Negaranya. Karena saat ini Negara Myamnar sedang dalam keadaan konflik yang sangat parah.
Keuchik Desa Cot Trueng, Muktar Syamsah mengatakan, masyarakat Desa telah menyiapkan makan bagi warga Negara Myanmar yang terdampar tersebut. Makanan yang disediakan berupa mie rebus dan telur. Saat ini puluhan warga Negara asing tersebut sudah dikumpulkan di Meunasah Desa.
Akibat adanya peristiwa ini, jalan lintas Medan – Banda Aceh menjadi macet total. Diperkirakana ada sekitar ratusan orang berada di jalan tersebut. Karena warga berbondong-bondong ingin menyaksikan hal tersebut.
Berdasarkan pantauan The Aceh Traffic, dilokasi tersebut juga turut hadir Ketua Komisi C DPRK Aceh Utara, Azhari Cage.| AT | IS |
