Aceh Besar
| acehtraffic.com– Sebanyak 12.075 perempuan Aceh Besar menerima kucuran dana
hingga Rp 40,6 milyar. Dana tersebut dimanfaatkan dikelola oleh kaum hawa yang
bergabung dalam 1.190 kelompok Simpan Pinjam Perempuan yang difasilitasi oleh
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Aceh Besar.
Bupati
Aceh Besar Mukhlis Basyah mengatakan total dana yang dialokasikan melalui
kegiatan SPP telah dimanfaatkan oleh kaum perempuan Aceh Besar. Dalam bentuk
beragam usaha; usaha bersama, aneka usaha dan SPP.
iap kelompok memiliki
beragam jenis produk yang dihasilkan. Seperti halnya produk kerajinan tangan
berupa bordiran, rencong serta beragam bentuk makanan khas Aceh.
“Dari
dana yang digulirkan melalui PNPM Mandiri Perdesaan telah berhasil diperoleh
pendapatan hingga Rp 4,6 milyar. Sebuah pendapatan yang sangat besar yang bisa
diperoleh dari kegiatan yang direncanakan, dilakukan dan diawasi oleh
masyarakat,” terang Mukhlis Basyah pada kegiatan PNPM MPd Berbagi II di
lapangan bola Gampong Pasar Indrapuri, Aceh Besar, Selasa 5 Februari 2013
Mukhlis
Basyah juga mengapresiasi tingkat pengembalian pinjaman masyarakat yang setiap
bulannya mencapai 97,4 persen. Dari total kelompok yang berdiri di 22 kecamatan
di Aceh Besar. Sehingga pada 2012 telah berhasil dihimpun surplus/laba hingga
Rp 2,9 milyar rupiah.
Dana
tersebut pun kembali dibagi pada masyarakat. Dalam bentuk Bantuan bagi Rumah
Tangga Miskin Rp 417 juta bagi 446 Rumah Tangga Miskin di 14 kecamatan.
Selain
itu, dana surplus yang dihimpun selama 2012 juga dialokasikan bagi penguatan
kelembagaan Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD) dan lembaga pendukung lainnya.
Juga diberikan dalam bentuk bonus untuk pengurus pengurus UPK Rp 73 juta,
penambahan modal usaha Rp 890 juta dan sisa surplus yang tidak dibagikan
menjadi dana cadangan/resiko atas pinjaman dan deficit pada tahun sebelumnya.
Kegiatan
PNPM MPd Berbagi II ini juga diakui menjadi kegiatan rutin. Setelah pada tahun
2011 juga digelar pembagian dana surplus Rp 203 juta bagi 169 RTM di 6
kecamatan di Aceh Besar. Sehingga ke depan diharapkan kegiatan sejenis yang
digulirkan oleh PNPM MPd dapat terus berlangsung dan meningkat.
Sementara
itu, Fasilitator Keuangan (Faskeu) PNPM MPd Aceh Besar, Atini menyebutkan
dengan tingkat pengembalian yang mencapai 97 persen di 2012. Pada akhir 2013
mendatang diperkirakan dana surplus yang dapat dialokasikan bagi Rumah Tangga
Miskin bisa mencapai Rp 1 milyar. Meningkat lebih dari seratus persen dan dapat
dinikmati oleh RTM yang berada di 22 kecamatan di Aceh Besar.
“Kami
optimis dengan kepatuhan kelompok mengembalikan dana simpan pinjam dan
pengelolaan yang professional oleh UPK, akan lebih banyak RTM yang menjadi
penerima manfaat dari dana surplus yang berhasil dihimpun dari kegiatan yang
digelar PNPM MPd,” tegas Atini pada wartawan.
Pada
kegiatan PNPM MPd Berbagi II, selain menyerahkan dana surplus kepada masyarakat
dan kelembagaan desa, juga digelar pemberian penghargaan bagi Unit Pengelola Kegiatan
(UPK) terbaik. Kecamatan Kuta Malaka, Blang Bintang dan Lhok Nga masuk sebagai
UPK terbaik.
Kepada
pengurus UPK terbaik menerima penghargaan kinerja pelaku total Rp 5 juta
sebagai bagian agenda dari Ruang Belajar Masyarakat (RBM) Aceh Besar. Dalam kesempatan
yang sama juga dilakukan peluncuran buku produk unggulan masyarakat Aceh Besar
yang dikelola oleh PNPM Mandiri Perdesaan. | AT | RD | RI|


