
Acehtraffic.com - Seorang mubaligh Saudi menghadapi berbagai reaksi keras dari kelompok setelah dia mengemukakan statemen anti Al-Qaeda dan kelompok bersenjata Suriah.
Abdulaziz Al-Fauzan dalam wawancaranya dengan televisi Alalam, meminta Al-Qaeda dan kelompok bersenjata Mali untuk tidak mengganggu umat Islam.
Dikatakannya, Al-Qaeda dan kelompok bersenjata untuk menyingkir dan tidak mencampuri urusan umat Islam, karena campur tangan mereka akan mengundang intervensi asing. "Saya berharap Al-Qaeda tidak ikut campur dengan alasan membantu umat Islam karena hasilnya akan kontraproduktif."
Pernyataan Al-Fauzan itu langsung direaksi keras oleh kelompok-kelompok ekstrim Wahabi dan Salafi.
Yusuf Al-Ahmad, salah satu mubaligh terkemuka Wahabi Arab Saudi dalam laman Twitternya menyebut kelompok bersenjata Mali sebagai "mujahidin" yang harus didukung.
Abdulaziz Abdulatif seorang mubaligh Wahabi dalam laman Twitternya mengklaim bahwa kelompok bersenjata di Mali sedang berjibad dan "sedang membantu syariat", oleh karena itu penilaian terhadap mereka sebagai penjahat tidak benar.
Dukungan penuh para mubaligh Wahabi Saudi ini mengemuka di saat beberapa hari lalu, Riyadh menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Anti-Terorisme.| AT | M | Irib |
Abdulaziz Al-Fauzan dalam wawancaranya dengan televisi Alalam, meminta Al-Qaeda dan kelompok bersenjata Mali untuk tidak mengganggu umat Islam.
Dikatakannya, Al-Qaeda dan kelompok bersenjata untuk menyingkir dan tidak mencampuri urusan umat Islam, karena campur tangan mereka akan mengundang intervensi asing. "Saya berharap Al-Qaeda tidak ikut campur dengan alasan membantu umat Islam karena hasilnya akan kontraproduktif."
Pernyataan Al-Fauzan itu langsung direaksi keras oleh kelompok-kelompok ekstrim Wahabi dan Salafi.
Yusuf Al-Ahmad, salah satu mubaligh terkemuka Wahabi Arab Saudi dalam laman Twitternya menyebut kelompok bersenjata Mali sebagai "mujahidin" yang harus didukung.
Abdulaziz Abdulatif seorang mubaligh Wahabi dalam laman Twitternya mengklaim bahwa kelompok bersenjata di Mali sedang berjibad dan "sedang membantu syariat", oleh karena itu penilaian terhadap mereka sebagai penjahat tidak benar.
Dukungan penuh para mubaligh Wahabi Saudi ini mengemuka di saat beberapa hari lalu, Riyadh menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Anti-Terorisme.| AT | M | Irib |
