
Lhokseumawe | acehtraffic.com- Mungkin kata ini yang cocok untuk kasus ini, “Kalau Cinta Sudah Melekat, Taik Kucing Rasanya Coklat, tambah nafsu sudah melembab, taik ayam pun rasanya mantap.
Entah factor ini yang membuat seorang remaja putri berusia 14 tahun di Aceh Utara, Sebut saja namanya Bunga Mawar nekat kabur ke Sumatera Utara bersama pria idamannya bernisial Hi yang masih berstatus tenaga honorer disebuah dinas di Aceh Utara. Iniden tanpa sepengatahuan orangtua, hingga tak sanggup menahan cemas sang orang tua pun mengadu ke polisi.
Setelah dilakukan pelacakan akhirnya pria itu ditangkap bersama Bunga Mawar di sebuah kos-kosan di kawasan Perumahan Padang Hijau, Kecamatan Diski, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (31/1) dini hari. Setelah ditangkap keduanya dipulangkan ke Lhokseumawe, untuk mempertanggung jawabkan kelakuan nya di Polres Lhokseumawe.
“Setiba di Lhokseumawe Minggu dini hari, dia langsung kami tahan untuk pengusutan lebih lanjut,” jelas Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Supriadi MH, Minggu 3 Februari 2013.
Berdasarkan keterangan Hi dan Bunga Mawar kepada polisi, keduanya sudah berkenalan sekira enam bulan lalu. Pada Selasa 22 Januari 2013) malam itu, mereka sepakat kabur ke Sumatera Utara menggunakan bus antar propinsi.
“Alasan korban dan tersangka nekat kabur berbeda. Tersangka mengaku, pacarnya mau ikut ke Medan karena ada masalah di rumah. Sedangkan sang putri mengaku, ikut ke Sumatera Utara karena diajak jalan-jalan,” urai Kasat Reskrim.
Pada 27 Januari, ibu sang putri melaporkan ke Polres Lhokseumawe, anaknya telah dibawa kabur. “Walau mereka pergi tanpa pemaksaan, lelakinya tetap terjerat hukum pidana karena membawa anak di bawah umur,” tandas Supriadi.
Kini, Hi di jerat pasal 332 KUHP tentang membawa anak di bawah umur serta pasal 81 dan 82 Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002.
Maka kembali lagi, jikapun Cinta Sudah Melekat, Taik Kucing Rasanya Coklat, tambah nafsu udah melembab, taik ayam pun rasanya mantap. Tapi berpikirlah untuk mengambil keputusan sekarat.
Kalau memang sudah melarat, segera datang kepada orang tua setempat, ijab Kabul jadi syarat, agar Hajad segera di dapat. | AT | RD | Sumber Serambi|Foto Ilustrasi|
Entah factor ini yang membuat seorang remaja putri berusia 14 tahun di Aceh Utara, Sebut saja namanya Bunga Mawar nekat kabur ke Sumatera Utara bersama pria idamannya bernisial Hi yang masih berstatus tenaga honorer disebuah dinas di Aceh Utara. Iniden tanpa sepengatahuan orangtua, hingga tak sanggup menahan cemas sang orang tua pun mengadu ke polisi.
Setelah dilakukan pelacakan akhirnya pria itu ditangkap bersama Bunga Mawar di sebuah kos-kosan di kawasan Perumahan Padang Hijau, Kecamatan Diski, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (31/1) dini hari. Setelah ditangkap keduanya dipulangkan ke Lhokseumawe, untuk mempertanggung jawabkan kelakuan nya di Polres Lhokseumawe.
“Setiba di Lhokseumawe Minggu dini hari, dia langsung kami tahan untuk pengusutan lebih lanjut,” jelas Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Supriadi MH, Minggu 3 Februari 2013.
Berdasarkan keterangan Hi dan Bunga Mawar kepada polisi, keduanya sudah berkenalan sekira enam bulan lalu. Pada Selasa 22 Januari 2013) malam itu, mereka sepakat kabur ke Sumatera Utara menggunakan bus antar propinsi.“Alasan korban dan tersangka nekat kabur berbeda. Tersangka mengaku, pacarnya mau ikut ke Medan karena ada masalah di rumah. Sedangkan sang putri mengaku, ikut ke Sumatera Utara karena diajak jalan-jalan,” urai Kasat Reskrim.
Pada 27 Januari, ibu sang putri melaporkan ke Polres Lhokseumawe, anaknya telah dibawa kabur. “Walau mereka pergi tanpa pemaksaan, lelakinya tetap terjerat hukum pidana karena membawa anak di bawah umur,” tandas Supriadi.
Kini, Hi di jerat pasal 332 KUHP tentang membawa anak di bawah umur serta pasal 81 dan 82 Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002.
Maka kembali lagi, jikapun Cinta Sudah Melekat, Taik Kucing Rasanya Coklat, tambah nafsu udah melembab, taik ayam pun rasanya mantap. Tapi berpikirlah untuk mengambil keputusan sekarat.
Kalau memang sudah melarat, segera datang kepada orang tua setempat, ijab Kabul jadi syarat, agar Hajad segera di dapat. | AT | RD | Sumber Serambi|Foto Ilustrasi|
