
Medan |acehtraffic.com -Jurnalis Pasee Football Club (JPFC) terus mencatat karir
kemenangan dalam laga tandang. Melawan wartawan di Medan di Stadion Kebun
Bunga, Sabtu 26 Januari 2013 pagi.
Pasukan Pasee menang tipis dengan skor 2:1.Sabtu 26 Januari 2013
Kedua gol JPFC diciptakan oleh bomber muda Muhammad Ali, dan Faisal (Faiz). Sedangkan
satu-satunya gol Wartawan Medan dicetak melalui oleh Om Low di menit 33 babak
kedua.
Di awal babak pertama Jurnalis Pasee menguasai lapangan pertandingan, serangan dibangun dari
sayap kiri dan kanan. Namun usaha tersebut selalu kandas. Situasi itu tidak
dibiarkan lama oleh Skuad Jurnalis Medan, lewat bola-bola pendek namun
kepiawaian jurnalis Medan masih sanggup di patahkan oleh benteng pertahanan jurnalis Pasee yang di awaki Ayi Jufridar .
Kedua
kesebelasan terus berusaha mencuri angka dalam laga persahabatan frofesi itu,namun kedua klub kuli tinta itu belum mampu mencuri celah untuk menjebolgawang.
Namun pada menit ke 20 sebuah serangan balik dibangun
Jurnalis Pasee, Rudi pemain berpostur
tinggi melaju lewat sayap kanan setelah memasuki jantung pertahanan Jurnalis Medan, bola di over kepada Zulkifli,pemain bertubuh tegap ini dengan tenang memindahkan bola ke sector kiri, disana sudah ada pemain nomor13 Muhammad Ali.
Aksi Ali membuat benteng pertahanan Medan kalang kabut, pemain bawah Medan yang komandani Om Lo
skuad kulit hitam tinggi besar itu terus mengepung gerak Muhammad Ali.Namun
pemain lincah berambut Panjang asal Pasee itu mampu melewati, dalam kemelut
didepan gawang itu Ali melepaskan tembakan ke gawang, hingga terjadi gol yang
pertama untuk kemenangan JPFC.
Kemenangan 1-0 membuat anak Lhokseumawe bersemangat, usaha –usaha untuk menambah angka kemenangan terus dilakukan. Namun komposisi pemain yang dimiliki Jurnalis Medan
bukan mudah untuk di patahkan.
Di babak pertama beberapa kali Medan mencoba menyamakan kedudukan, beberapa kali tendangan di lesakkan ke-arah gawang JPFC yang dikawal Irmansyah, namun selalu dapat diatasi kiper serta palang pintu bawah JPFC. Kedudukan 1-0 untuk JPFC
bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua,kedua kesebelasan terus merapikan pola permainan, JPFC menggantikan Taufik dengan Zul Syarif, begitu juga dengan Jurnalis Medan, beberapa pemain terbaik dimasuk kan untuk mengimbangi permainan anak Lhokseumawe.
Medan seakan tidak mau terlalu lama menyandang kekalahan 1-0, itu terlihat dari pola
penyerangan yang dibangun dibabak kedua, hingga anak anak Lhokseumawe jatuh
bangun menahan laju gerakan tajam anak Medan. Berkali –kali tembakan ke gawang di lesakkan anak Medan, namun masih belum membuahkan gol.
Usia
pertandingan berjalan 25 menit, tendangan pojok, bola disambut dan halau oleh pemainbawah JPFC, tendangan itu dimamfaatkan oleh pemain Medan yang berada di luar kota Finalti, bolamelambung itu disambut sundulan Omlo hingga dapat memperdayakan Irmansyah, kedudukan berubah 1-1.
Kedudukan imbang
membuat tempo permainan semakin tinggi, tidak heran jika berbagai pelanggaran
kecil terjadi. Suporter JPFC yang berada di tribun tertutup tidak dapat menahan gelak tawa akibat insiden kecil yang sedikit lucu dan unik. Kedua tim sama –sama ingin merebut angka penuh dalam sisa waktu
pertandingan.
Pemain JPFC
mulai terlihat melemah. Namun Ayi Jufridar terus berusaha menetralisir kondisi
tersebut, pemain sayap di fungsikan.
Rahmat Antara pemain depan nomor punggung 10 biasanya jadi penerobos,
kali ini banyak bermain di tengah.
Nasib beruntung berpihak ke JPFC, sebuah tendangan melambung dari Zolkifli luhut disambut
Alfian Faisal yang berada di kanan gawang Medan, tendangan keras pemain muda
itu menjadi penentu kemenangan 2-1 untuk JPFC. | AT | QF |

