News Update :

PBB Serukan Israel Batalkan Rencana Pemukiman Yahudi

Kamis, 20 Desember 2012

Yerusalem | acehtraffic.com - PBB meminta Israel untuk membatalkan rencana pemukiman baru saat Tel Aviv mentenderkan unit pemukim Yahudi baru di Timur al-Quds (Yerusalem) dan Tepi Barat yang diduduki.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memperingatkan dalam sebuah konferensi pers pada hari Rabu bahwa pembangunan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki bisa menjadi "pukulan hampir fatal" untuk pembicaraan masa depan antara Israel dan Otoritas Palestina.

Israel mentenderkan 1.048 unit pemukim Yahudi baru di Har Homa di Timur al-Quds (Yerusalem) serta di Beitar, Givat Zeev, dan Efrat di Tepi Barat yang diduduki.

Palestina mengancam akan membawa Israel ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas keputusan terbarunya membangun unit pemukim Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki.

Wakil sekjen PBB untuk urusan politik, Jeffrey Feltman, juga mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa pembangunan pemukiman Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional menambahkan, "Kami sangat mendesak pemerintah Israel untuk mengindahkan seruan internasional untuk membatalkan rencana tersebut."

Sebelumnya pada hari Rabu, pemerintah Tel Aviv memberikan lampu hijau untuk pembangunan lebih dari 2.600 unit pemukim Yahudi baru yang direncanakan akan dibangun di Givat Hamatos, sebuah desa yang terletak selatan al-Quds (Yerusalem). | AT | Z | PressTV
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016