Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Sekolah
SMAN 1 Lhokseumawe didemo ratusan siswanya sendiri, akibatnya proses belajar –
mengajar disekolah tersebut berhenti total. Para siswa itu menuntut kejelasan
terhadap berbagai dana bantuan yang masuk ke sekolah tersebut, diantaranya
mereka juga menuntut transparansi pengelolaan dana osis yang menurut mereka
sarat korupsi.
Ketua osis SMAN 1 Lhokseumawe
Diki Riski kepada wartawan mengatakan, “Yang kami permasalahkan uang osis yang
sebenarnya itu uang kami, berarti dari kami untuk kami. Asal kami minta dana
osiskab tidak pernah dikasih, katanya lagi nggak ada dana, jadi dana osis kami
kemana?” keluhnya.
Sebelumnya siswa tersebut meminta
uang osiskab sebesar 5 juta rupiah namun yang diberikan pihak sekolah hanya 2
juta rupiah, karena tidak terpenuhi permintaan tersebut maka selepas upacara
bendera tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Senin 19 November 2012 para siswa
melakukan demo dilapangan upacara.
“yang saya tahu SMAN 1 dapat
bantuan dana hibah dari DPRK Lhokseumawe, kemudian kepala sekolah baru saja
bilang sudah mendapatkan bantuan dana hibah dari walikota, bantuan dari alumni
bahkan bagi lulusan yang baru tamat kemarin dikutipkan uang atau semen untuk
pembangunan sekolah,” jelas Diki Riski.
Mereka juga mempermasalahkan
pembangunan mushala di sekolah itu yang dananya dikutip dari setiap siswa
ketika pengambilan raport namun telah tiga tahun berjalan pembangunan mushala
tidak juga selesai dibangun. Seperti yang dikatakan ketua osis Diki Riski, “setiap
pengambilan raport selalu diminta uang sumbangan seikhlas mungkin dari kami untuk
pembangunan mushala. Mushala mulai dari saya kelas 1 sampai sekarang sudah
kelas 3 tapi bangunannya belum selesai.”
Siswa lainnya juga menambahkan
bahwa sekolahnya tidak menghargai para siswa yang berprestasi. “saya ke Medan untuk
mengikuti perlombaan, meski tidak dibiayai sepeserpun oleh sekolah tapi kami
berhasil membawa pulang piala,” paparnya.
“Begitulah nasib kami, kami Cuma menuntut
keadilan. Uang osis dikembalikan kepada kami,” ratap para siswa lain yang
berdiri dibelakang ketua Osis ketika diwawancarai. | AT | HR |
