Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Pedagang
kecil di pameran hari jadi kota Lhokseumawe yang ke 11 keluhkan tarif sewa yang
diminta pihak panitia pameran humas setdako Lhokseumawe, pasalnya tarif sewa
yang dikenakan kelewat mahal dan terkesan memeras bagi mereka yang hanya
menjajakan mainan anak kecil, balon, makanan ringan, pakaian, topi, dan
pedagang kecil lainnya. Tarif sewa yang ditarik selama 5 hari pameran tersebut
mulai dari 500 ribu rupiah, 3 juta rupiah, hingga 6 juta rupiah.
Jika tidak sanggup membayar lunas
maka menurut pengakuan beberapa pedagang tersebut, mereka diharuskan membayar
uang panjar separuh dari harga sewa dan harus dilunasi dipenghujung acara. Menurut
pantauan reporter Acehtraffic seluruh pedagang telah membayar uang panjar,
namun fasilitas penerangan tidak didapatkan.
Para pedagang terpaksa
menggunakan gensetnya sendiri untuk kebutuhan listriknya (lampu), karena
listrik PLN tidak mampu menjangkau seluruh listrik yang ada di pameran tersebut.
Kabag Humas Pemko Lhokseumawe TM
Zuhri yang ditemui diruangnya kemarin, Senin, 20 November 2012 mengatakan, “Mereka
bisa berembuk dengan panitia jika keberatan dengan tarif sewa, kita mengerti,”
ujarnya. | AT | HR |
