
Teheran | acehtraffic.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast mengutuk pernyataan terbaru yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius yang menyebutkan Iran sebuah ancaman.
"Sumber ketidakamanan, ketidakstabilan, konflik dan konspirasi di kawasan adalah rezim Zionis (Israel) dan negara-negara Barat yang mendukungnya," kata Mehmanparast pada hari Rabu.
Fabius mengatakan pada hari Selasa bahwa Iran menanggung "tanggung jawab berat" atas serangan Israel baru-baru di Jalur Gaza, dan orientasi pemerintah Iran adalah sangat berbahaya di beberapa wilayah dunia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan pernyataan itu bertujuan untuk mengalihkan opini publik dunia dan Eropa dari kejahatan Israel dalam membunuh dan melukai ratusan orang tak berdosa di Jalur Gaza.
"Pernyataan Fabius menunjukkan kurangnya perhatian terhadap realitas Timur Tengah dan tindakan konstruktif, peran dan posisi Republik Islam Iran dalam memperkuat perdamaian dan stabilitas regional, "kata Mehmanparast.
Pada tanggal 14 November, militer Israel melancarkan serangkaian serangan lewat udara dan laut, yang dijuluki "Operation Pillar of Cloud", terhadap warga Gaza.
Setidaknya 150 warga Gaza, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas dan 1.200 lainnya terluka dalam serangan Israel yang lebih dari 1.500 kali di Gaza.
Sebagai balasan, pejuang Palestina telah menembakkan roket dan rudal balasan ke wilayah yang diduduki Israel. | AT | Z | PressTV
