
Gayo
Lues | acehtraffic.com- Sejak
Selasa 20 November 2012 kemarin jalur lintas dari Kutacane Aceh Tenggara menuju
Kabupaten Gayo Lues tertimbun lonsor. Lonsor terjadi dibeberapa titik.
Dua
titik terparah, salah satunya di Desa Kungke hingga Atu Sepit di Kecamatan
Putri Betung. Rabu 21 November 2012. Kondisi ini membuat jalur lintas Gayo
Lues- Kutacane –Medan Lumpuh.
Berdasarkan
informasi yang dihimpun reporter acehtraffic.com, lonsor terjadi disejumlah
tempat namun yang terparah terjadi didesa Kungke hingga Atu Apit kecamatan
Putri Betung, dikawasan ini sebuah tempat ibadah berupa Mesjid, pos jaga desa tergerus lonsor, badan jalan tertutup tanah,
bebatuan dan kayu.
Sejumlah
mobil dari arah Blang Kejeren menuju Kutacane Aceh Tenggara, dan begitu juga
sebaliknya dari arah Kutacane menuju Gayo Lues terjebak dikawasan itu.
Begitu
juga dengan masyarakat dikawasan itu terpaksa mengungsi ketempat yang lebih
aman agar terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan.
Bupati
Gayo Lues, Ibnu Hasim bersama dinas terkait telah mengunjungi kawasan itu, untuk
penanganan pihaknya telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan lonsor agar
transportasi lancar, serta menyerahkan bantuan emergency untuk warga yang
tertahan dilokasi lonsor dan masyarakat yang mengungsi.
,”
Pemkab akan berusaha maksimal agar jalur tranportasi segera pulih,
mudah-mudahan dalam penanganan ini tidak turun hujan,” Ujar Ibrahim Kabag Humas
kabupaten Gayo Lues.
Ir
Rizal Aswandi kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh mendeteksi
sedikitnya 10 titik jalan rawan longsor, banjir, dan tanah ambles, pada musim
hujan periode November-Desember 2012. Sebagian besar wilayah rawan itu terletak
di daerah aliran sungai dan bukit.
Sembari
meminta kepada seluruh jajaran Dinas BMCK di Aceh, untuk selalu waspada dan
siaga terhadap kemungkinan putusnya arus transportasi di sejumlah ruas jalan
nasional, provinsi, dan kabupaten, pada musim hujan tahun ini.
Jika banjir dan
lonsor terjadi dihadapan anda atau dalam perjalanan anda silakan hubungi atau
sms ke nomor 0811683562 | AT | RD |Foto Serambi |

