Jakarta | acehtraffic.com - Direktur Operasional PT Medco Energi International (Tbk), Frila Berlini Yaman menyatakan tidak ada pengaruh signifikan pasca dikabulkannya gugatan inkonstitusional BP Migas dan diserahkan pengelolaan kepada unit satuan kerja Kementerian ESDM.
"Bisnis perusahaan berjalan seperti biasa dan tidak ada hambatan karena sudah diatur oleh Kementerian terkait," ujarnya dalam konferensi pers penawaran obligasi tahap I PT Medco Energi International Tbk di Pacific Place, Senin 19 November 2012.
Ia memastikan selama pengaturan masih dalam satu kendali yang jelas, maka perusahaan akan tetap menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah.
PT Medco Energi International Tbk merupakan perusahaan publik yang fokus bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi serta energi.
Per 30 Juni 2012 perseroan berhasil membukukan total pendapatan usaha sebesar US$554,3 juta, dibandingkan dengan 30 Juni 2011 sebesar US$586,4 juta. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi US$3,41 juta hingga 30 Juni 2012 dari periode sama sebelumnya US$7,96 juta | AT | R | INC|
"Bisnis perusahaan berjalan seperti biasa dan tidak ada hambatan karena sudah diatur oleh Kementerian terkait," ujarnya dalam konferensi pers penawaran obligasi tahap I PT Medco Energi International Tbk di Pacific Place, Senin 19 November 2012.
Ia memastikan selama pengaturan masih dalam satu kendali yang jelas, maka perusahaan akan tetap menyesuaikan diri dengan kebijakan pemerintah.
PT Medco Energi International Tbk merupakan perusahaan publik yang fokus bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi serta energi.
Per 30 Juni 2012 perseroan berhasil membukukan total pendapatan usaha sebesar US$554,3 juta, dibandingkan dengan 30 Juni 2011 sebesar US$586,4 juta. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi US$3,41 juta hingga 30 Juni 2012 dari periode sama sebelumnya US$7,96 juta | AT | R | INC|

