
Kulonprogo | Acehtraffic.com - Seorang pedagang buah asal Bendungan, Wates, Kabupaten Kulonprogo, DIY, dilaporkan ke polisi. Pria yang mengalami disorientasi seksual itu dituduh telah mencabuli dua remaja.
Aksi bejat pria berinisial Sr (30) itu dilakukan pada Selasa 23 Oktober lalu. Korbannya adalah Dn (14), warga Karangwuni, dan Gn (15), warga Kulwaru. Kedua korban masih berstatus siswa SMP.
Dn menuturkan, pelaku beraksi di pinggiran Sungai Bendungan pada malam hari sekira pukul 19.30 WIB. Awalnya, dia dan Gn mendapat pesan singkat dari pelaku yang meminta datang ke warungnya di Bendungan.
Tanpa curiga, kedua korban menuruti permintaan Sr. “Kami sudah kenal lama sama dia. Jadi tidak curiga apa-apa waktu diminta datang ke warungnya,” terang Dn di Mapolres Kulonprogo, Jumat (2/11/2012).
Sr tampaknya sudah menyusun siasat dengan matang. Sebab, setibanya di lokasi, dia mengajak kedua bocah polos itu untuk menenggak minuman keras jenis ciu yang dicampur anggur. Setelah mangsanya teler, Sr mengajak keduanya jalan-jalan ke tepi sungai. Di sana, pakaian kedua korban dilucuti hingga terjadi hubungan seksual.
Setelah kejadian itu, korban menjadi pendiam. Mereka akhirnya melaporkan perlakuan Sr itu ke pihak keluarga. Tanpa pikir panjang, keluarga langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Kulonprogo.
Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu Kaswadi, mengatakan, laporan pencabulan oleh pedagang buah itu masih dalam penyelidikan. “Masih kami dalami. Saat ini sudah mulai memeriksa para saksi,” katanya.| AT | M | OZ |
Aksi bejat pria berinisial Sr (30) itu dilakukan pada Selasa 23 Oktober lalu. Korbannya adalah Dn (14), warga Karangwuni, dan Gn (15), warga Kulwaru. Kedua korban masih berstatus siswa SMP.
Dn menuturkan, pelaku beraksi di pinggiran Sungai Bendungan pada malam hari sekira pukul 19.30 WIB. Awalnya, dia dan Gn mendapat pesan singkat dari pelaku yang meminta datang ke warungnya di Bendungan.
Tanpa curiga, kedua korban menuruti permintaan Sr. “Kami sudah kenal lama sama dia. Jadi tidak curiga apa-apa waktu diminta datang ke warungnya,” terang Dn di Mapolres Kulonprogo, Jumat (2/11/2012).
Sr tampaknya sudah menyusun siasat dengan matang. Sebab, setibanya di lokasi, dia mengajak kedua bocah polos itu untuk menenggak minuman keras jenis ciu yang dicampur anggur. Setelah mangsanya teler, Sr mengajak keduanya jalan-jalan ke tepi sungai. Di sana, pakaian kedua korban dilucuti hingga terjadi hubungan seksual.
Setelah kejadian itu, korban menjadi pendiam. Mereka akhirnya melaporkan perlakuan Sr itu ke pihak keluarga. Tanpa pikir panjang, keluarga langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Kulonprogo.
Kasubag Humas Polres Kulonprogo, Iptu Kaswadi, mengatakan, laporan pencabulan oleh pedagang buah itu masih dalam penyelidikan. “Masih kami dalami. Saat ini sudah mulai memeriksa para saksi,” katanya.| AT | M | OZ |
