
Jakarta | Acehtraffic.com - Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana menahan diri untuk mengkritik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sutan menegaskan bahwa selama dua bulan ini, Jokowi dianggapnya masih bulan madu pascakemenangan di pilgub.
"Ini masih bulan madu sampai dua bulan ini, setelah itu barulah kita mulai kritisi," kata Sutan kepada merdeka.com, di Jakarta, Kamis 25 Oktober 2012.
Menurut Sutan, paling tidak semua pihak memberikan waktu kepada Jokowi untuk membuktikan janji-janjinya selama kampanye. "Jangan terlalu cepat menghakimi Jokowi lah, kan sudah ada Ahok yang jaga gawang," kata Sutan.
Diberitakan sebelumnya, Jokowi tidak terima jika ia dianggap pencitraan terkait dengan seringnya sidak dan langsung ke lapangan. Jokowi pun akan membuktikan ada perubahan yang signifikan pada pertengahan November mendatang.
"Kalau pencitraan kita lihat nanti. Kalau ada realisasinya, kita lihat saja nanti pertengahan November akan terlihat," ujar Jokowi kepada wartawan usai menghadiri acara pengumuman lomba surat untuk Jokowi di Hotel Novotel, Gajahmada, Jakarta Barat, Rabu 24 Oktober 2012.
Menurut Jokowi, terpilihnya dirinya sebagai gubernur bukan karena pencitraan, tetapi karena pemilih di Jakarta semakin cerdas. "Selain itu yang pinterkan bukan Jokowi tapi masyarakat," kata Jokowi.| AT | M | MR |
"Ini masih bulan madu sampai dua bulan ini, setelah itu barulah kita mulai kritisi," kata Sutan kepada merdeka.com, di Jakarta, Kamis 25 Oktober 2012.
Menurut Sutan, paling tidak semua pihak memberikan waktu kepada Jokowi untuk membuktikan janji-janjinya selama kampanye. "Jangan terlalu cepat menghakimi Jokowi lah, kan sudah ada Ahok yang jaga gawang," kata Sutan.
Diberitakan sebelumnya, Jokowi tidak terima jika ia dianggap pencitraan terkait dengan seringnya sidak dan langsung ke lapangan. Jokowi pun akan membuktikan ada perubahan yang signifikan pada pertengahan November mendatang.
"Kalau pencitraan kita lihat nanti. Kalau ada realisasinya, kita lihat saja nanti pertengahan November akan terlihat," ujar Jokowi kepada wartawan usai menghadiri acara pengumuman lomba surat untuk Jokowi di Hotel Novotel, Gajahmada, Jakarta Barat, Rabu 24 Oktober 2012.
Menurut Jokowi, terpilihnya dirinya sebagai gubernur bukan karena pencitraan, tetapi karena pemilih di Jakarta semakin cerdas. "Selain itu yang pinterkan bukan Jokowi tapi masyarakat," kata Jokowi.| AT | M | MR |
