
Acehtraffic.com - Pemberontak Suriah yang didukung asing, memiliki peluru kendali jinjing darat ke udara, termasuk Stinger buatan Amerika Serikat, kata seorang komandan Rusia.
"Kami memiliki informasi bahwa pemberontak, yang memerangi tentara Suriah, telah dilengkapi dengan peluru kendali darat ke udara, yang diluncurkan dengan bahu, dari beberapa negara termasuk Stinger buatan AS," kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Nikolai Makarov, seperti dikutip kantor berita Interfax pada hari Rabu 24 Oktober 2012.
"Kita harus mencari tahu pihak yang menyalurkannya kepada mereka," tambah Makarov. Menurutnya, pesawat penumpang mungkin telah digunakan untuk memasok rudal dan senjata lainnya ke pemberontak.
"Semua jenis angkutan dapat dipakai, termasuk penerbangan sipil. Ini masalah berbahaya," tegas Makarov.
Stinger seharga 38.000 dolar ini dikenal sangat ampuh untuk menembak jatuh pesawat terbang berkecepatan sedang.
Situs Daily Mirror pada Agustus lalu melaporkan bahwa Dinas Intelijen Pusat AS (CIA) telah menyelundupkan hingga 14 unit rudal Stinger ke Suriah untuk digunakan oleh pemberontak.
Peluncur rudal tersebut telah dikirim melalui perbatasan Turki kepada pemberontak Suriah dan sebagian biayanya ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi, kata satu sumber keamanan.
Sumber itu menambahkan, Barat dan beberapa negara Timur Tengah tidak akan mampu segera menegakkan zona larangan terbang di Suriah. Jadi, satu-satunya cara adalah menyerang Angkatan Udara Suriah dari darat.| AT | M | Irib |
"Kami memiliki informasi bahwa pemberontak, yang memerangi tentara Suriah, telah dilengkapi dengan peluru kendali darat ke udara, yang diluncurkan dengan bahu, dari beberapa negara termasuk Stinger buatan AS," kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia, Jenderal Nikolai Makarov, seperti dikutip kantor berita Interfax pada hari Rabu 24 Oktober 2012.
"Kita harus mencari tahu pihak yang menyalurkannya kepada mereka," tambah Makarov. Menurutnya, pesawat penumpang mungkin telah digunakan untuk memasok rudal dan senjata lainnya ke pemberontak.
"Semua jenis angkutan dapat dipakai, termasuk penerbangan sipil. Ini masalah berbahaya," tegas Makarov.
Stinger seharga 38.000 dolar ini dikenal sangat ampuh untuk menembak jatuh pesawat terbang berkecepatan sedang.
Situs Daily Mirror pada Agustus lalu melaporkan bahwa Dinas Intelijen Pusat AS (CIA) telah menyelundupkan hingga 14 unit rudal Stinger ke Suriah untuk digunakan oleh pemberontak.
Peluncur rudal tersebut telah dikirim melalui perbatasan Turki kepada pemberontak Suriah dan sebagian biayanya ditanggung oleh pemerintah Arab Saudi, kata satu sumber keamanan.
Sumber itu menambahkan, Barat dan beberapa negara Timur Tengah tidak akan mampu segera menegakkan zona larangan terbang di Suriah. Jadi, satu-satunya cara adalah menyerang Angkatan Udara Suriah dari darat.| AT | M | Irib |
