News Update :

Rupiah Masih Berpotensi Menguat

Selasa, 16 Oktober 2012



Jakarta | Acehtraffic.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih akan melemah dipicu variatifnya sentimen yang muncul dari ekonomi global. Namun, angin segar datang dari data China.

Analis Trust Securities, Reza Priyambada, mengatakan kekecewaan terjadi di pasar lantaran hasil pertemuan para pengambil kebijakan Dana Moneter Internasional (International Monetery Fund/IMF) pekan lalu, tidak memberikan keputusan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global.

"Tapi, di sisi lain terdapat sentimen positif dari Yuan setelah data neraca perdagangan China membaik dari sebelumnya," ungkapnya di Jakarta, Selasa (16/10/2012).

Reza menjelaskan neraca perdagangan China yang membaik menjadi USD27,7 miliar, dari sebelumnya USD26,66 miliar, bahkan angka tersebut lebih tinggi dari prediksi analis sebesar USD20,67 miliar. "Hal serupa juga terjadi dengan data inflasi bulanan dan tahunan China yang menurun,"jelas Reza.

Diberitakan sebelumnya, Rupiah, menurut yahoofinance, kemarin, berada di level Rp9.638 per USD, dengan kisaran perdagangan hariannya ada di Rp9.612-Rp9.642. Sementara menurut Bloomberg, rupiah berada di level Rp9.615 per USD. Tapi menurut Bank Indonesia (BI), rupiah menguat ke Rp9.593 dari sebelumnya Rp9.605 per USD.
| AT | M | OZ |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016