News Update :

Pejabat Korut Dieksekusi dengan Mortir

Kamis, 25 Oktober 2012

Pyongyang | Acehtraffic.com - Penghormatan berlebih ditunjukkan pihak Korea Utara (Korut) kepada mantan pemimpinnya Kim Jong-Il. Seorang pejabat dieksekusi dengan ditembaki mortir, karena dirinya dianggap tidak menghormati Jong-Il saat 100 hari masa berkabungnya.

Kim Chol yang diketahui menjabat sebagai sekretaris mantan wakil Menteri Militer Korut, dipaksa untuk berdiri di tempat yang sudah disediakan untuknya. Kemudian, sebuah pelontar mortir diarahkan kepada atas perintah Kim Jong-Un. Pemimpin muda Korut itu pun langsung memerintahkan agar Kim Chol dihabisi dengan tembakan mortir itu.

Penggunaan mortir ini diperintahkan oleh Jong-Un, agar sosok Kim Chol tidak berbekas dari muka bumi. Hukuman ini diberikan kepada Kim Chol, setelah dirinya diketahui mabuk saat masa berkabung Korut setelah wafatnya Kim Jong-Il. Demikian diberitakan Chosun Ilbo, Kamis 25 Oktober 2012.

Perintah itu berkaitan dengan perintah Jong-Un agar 25 juta warga Korut tidak melakukan aktivitas bersenang-senang, sebagai tanda penghormatan terhadap Kim Jong-Il. Jong-Un bahkan memerintahkan pihak keamanan untuk menangkap setiap orang yang melanggar ketentuan yang ia keluarkan.

Pemerintah Korut bahkan mengirim setiap orang ke kamp pekerja, karena tidak membuat acara berkabung setelah dua hari pemakaman Kim Jong-Il. Ia bahkan menghukum siapa pun yang menelpon keluar negeri saat masa berkabung itu.

Tetapi masa berkabung usai pemakaman Kim usai, pemerintah Korut dengan tegas tidak memperbolehkan siapa pun untuk bersenang-senang. Setiap orang yang mabuk-mabukan akan dihadapkan pada hukuman mati.

Malang bagi Kim Chol, dirinya kedapatan tengah mabuk-mabukan pada masa 100 hari berkabung usai pemakaman. Ternyata tidak hanya Kim Chol yang dieksekusi mati karena kedapatan mabuk. Beberapa jenderal bahkan dieksekusi karena mabuk dan terlibat dalam skandal seks. Namun eksekusinya tidak sekejam yang diderita Kim Chol.

Total 14 anggota senior pemerintahan dihukum oleh Jong-Un. Selama masa berkabung, dikabarkan kondisi Korut dilanda dengan ketegangan akibat ancaman hukum mati yang dikeluarkan.
| AT | M | OZ |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016