
Acehtraffic.com - Banyak orang Arab di Timur Tengah percaya bahwa Barack Obama gagal untuk memenuhi janji-janjinya di wilayah itu, tetapi mereka masih lebih memilih Obama daripada Mitt Romney, yang mereka nilai terlalu dekat dengan Israel dan sangat tertarik dengan proyek rekonstruksi kekuatan militer Amerika Serikat.
Harian Gulfnews pada hari Rabu 24 Oktober 2012 melaporkan, siapa pun yang memenangkan pemilu 6 November di AS akan menghadapi banyak masalah rumit di kawasan Timur Tengah.
Masalah-masalah itu tidak mudah untuk dipecahkan seperti, konflik Suriah, isu nuklir Iran dan proses perdamaian Palestina-Israel, tambahnya.
Semua masalah tersebut merupakan tantangan bagi presiden baru AS, di tengah memudarnya pengaruh negara itu di kawasan akibat revolusi Arab, yang telah menggulingkan sekutu-sekutu tradisional Washington dan berkuasnya kelompok Islam.
"Saya salah satu dari orang-orang yang sangat kecewa dengan Obama," kata Hassan Nafaa, seorang profesor di Universitas Kairo, di mana presiden AS pernah berpidato tentang babak baru antara Amerika dan Muslim di sana.
"Tapi saya pikir dia jauh lebih baik daripada Romney," tambah Nafaa, yang mendengar langsung pidato Obama di Kairo pada Juni 2009.| AT | M | Irib |
