
Houston | acehtraffic.com - Seorang warga Texas telah didiagnosa menderita meningitis, yang merupakan kasus pertama di negara bagian AS itu yang terkait dengan wabah nasional dari suntikan steroid yang tercemar, pejabat kesehatan pemerintah mengatakan Jumat.
Pasien itu, seorang wanita yang tinggal di Texas Tengah, mendapatkan injeksi steroid di Dallas Back Pain Management, salah satu dari dua fasilitas medis di negara bagian itu yang menerima obat yang ditarik kembali, menurut situs WFAA, sebuah afiliasi stasiun televisi ABC.
Wanita itu dilaporkan telah dirawat di rumah sakit.
Departemen kesehatan negara meyakini 131 pasien disuntik dengan steroid tercemar, dan petugas kesehatan telah menghubungi mereka dan sedang melakukan tes untuk meningitis, menurut laporan tersebut.
Texas adalah negara bagian AS ke-12 yang melaporkan penyakit meningitis yang mewabah secara nasional, telah menewaskan 14 orang dan setidaknya 184 orang lainnya jatuh sakit.
Pejabat kesehatan masyarakat telah menghubungi pasien di 23 negara yang menerima suntikan steroid yang berpotensi tercemar dan mendesak mereka untuk diperiksa infeksi jamur langka itu.
US Centers for Disease Control (CDC) mengatakan sekitar 14.000 pasien bisa beresiko tertular meningitis.
Badan Administrasi Makanan dan Obat mengatakan, pihaknya telah mendeteksi kontaminan jamur dalam obat botol bersegel yang diproduksi oleh New England Compounding Center. Meskipun pengujian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber wabah, namun pabrik farmasi tersebut telah menarik semua produk yang bermasalah itu dan menghentikan operasinya.
Meningitis (radang otak) adalah jenis penyakit yang memengaruhi kondisi lapisan otak dan susunan saraf tulang belakang. Gejala penyakit ini termasuk sakit kepala hebat, mual, dan demam dan kesulitan bicara dan berjalan. Namun, menurut CDC, meningitis dari sumber jamur ini tidak menular. | AT | Z | Xinhua
