News Update :

Kamp Pengungsi Muslim Myanmar Kekurangan Makanan

Rabu, 31 Oktober 2012



Acehtraffic.com - Badan Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) mengkonfirmasikan kekurangan bantuan makanan, air dan obat di kamp-kamp pengungsi yang sudah sesak di bagian barat Myanmar setelah gelombang baru kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya.

UNHCR dalam statemenya Selasa 30 Oktober 2012 menegaskan hal ini semakin mendesak urgensi pemulihan hukum dan ketertiban guna mencegah kekerasan lebih lanjut, serta pentingnya akses yang difasilitasi pemerintah sehingga bantuan dapat segera disalurkan kepada para pengungsi.

Statemen itu juga menyebutkan bahwa lebih dari 28.000 orang terpaksa mengungsi menyusul gelombang baru kekerasan sektarian yang semakin meningkat di Myanmar.

Ribuan Muslim Rohingya di Rakhine telah berlindung di kamp-kamp pengungsi PBB yang telah kesulitan menampung 75.000 orang yang terlantar akibat kekerasan sejak bulan Juni lalu.

Bertambahnya jumlah pengungsi di kamp-kamp tersebut membuat kebutuhan medasar seperti makanan dan air juga tidak mencukupi.

"Harga makanan di daerah tersebut naik dua kali lipat, dan jumlah dokter tidak cukup untuk mengobati warga yang sakit dan cedera."

Amnesty International dan Human Rights Watch sebelumnya mengeluarkan laporan mendesak pemerintah Myanmar segera mengambil langkah cepat melindungi warga etnis Muslim Rohingya dari serangan kaum Buddhist ekstrim.

Pemerintah Myanmar menolak mengakui Rohingya sebagai warganya dan bersikeras bahwa satu-satunya solusi terhadap krisis ini adalah mengusir warga Muslim yang populasinya mencapai satu juga orang itu ke negara lain yang bersedia menerima mereka.| AT | M | Irib |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016