Bangka | Acehtraffic.com - Sejumlah jamaah haji asal Bangka Belitung mengaku diberi nasi basi. Mereka juga terpaksa tidur di emperan karena tidak kebagian tempat tidur di tenda.
Keluhan disampaikan Hasan, warga Bangka Tengah melalui sambungan telepon, Minggu (28/10/2012) pagi. Ia mengirimkan pesan singkat dan menelepon dari nomor +9665607347xx. Hasan yang tergabung di kloter 10 embarkasi Palembang menuturkan, nasi basi disajikan ke jamaah pada Sabtu malam. "Kami sedang di Mina sejak kemarin. Malam hari, kami dapat nasi basi," ujarnya.
Mereka juga kekurangan tempat tidur dan air. Akibatnya, sebagian jamaah terpaksa tidur di emperan. Mereka juga terpaksa tidak mandi dan ke kamar kecil. "Kami memohon pemerintah memerhatikan pelayanan bagi jamaah haji," ujarnya.
Ia menyatakan tidak tahu apakah Menteri Agama Suryadharma Ali ada di sekitar Mina atau tidak. Seperti diberitakan, Suryadharma berangkat ke Arab Saudi dengan alasan untuk meninjau ibadah haji. Namun, ia disertai sejumlah kerabat, rekan, dan stafnya dalam kunjungan itu. Masih belum jelas, dari mana sumber biaya 35 orang anggota rombongan itu. Apalagi, ada orang yang sama sekali tidak ada kaitan dengan tujuan peninjauan yakni rekan staf khusus Menag dan istrinya.
Keluhan yang nyaris sama diungkapkan Ny Nanan Suarnani, jemaah asal Kelurahan Soklat, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dia bersama suaminya Asep, mengeluh tidak bisa tidur di dalam tenda putih di Mina. "Boro-boro bisa tidur, buat duduk pun susah," ujar Nanan, seorang guru Sekolah Dasar, yang termasuk dalam Kelompok Terbang JKS 54 Maktab 12.| AT | M | KS |
Keluhan disampaikan Hasan, warga Bangka Tengah melalui sambungan telepon, Minggu (28/10/2012) pagi. Ia mengirimkan pesan singkat dan menelepon dari nomor +9665607347xx. Hasan yang tergabung di kloter 10 embarkasi Palembang menuturkan, nasi basi disajikan ke jamaah pada Sabtu malam. "Kami sedang di Mina sejak kemarin. Malam hari, kami dapat nasi basi," ujarnya.
Mereka juga kekurangan tempat tidur dan air. Akibatnya, sebagian jamaah terpaksa tidur di emperan. Mereka juga terpaksa tidak mandi dan ke kamar kecil. "Kami memohon pemerintah memerhatikan pelayanan bagi jamaah haji," ujarnya.
Ia menyatakan tidak tahu apakah Menteri Agama Suryadharma Ali ada di sekitar Mina atau tidak. Seperti diberitakan, Suryadharma berangkat ke Arab Saudi dengan alasan untuk meninjau ibadah haji. Namun, ia disertai sejumlah kerabat, rekan, dan stafnya dalam kunjungan itu. Masih belum jelas, dari mana sumber biaya 35 orang anggota rombongan itu. Apalagi, ada orang yang sama sekali tidak ada kaitan dengan tujuan peninjauan yakni rekan staf khusus Menag dan istrinya.
Keluhan yang nyaris sama diungkapkan Ny Nanan Suarnani, jemaah asal Kelurahan Soklat, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dia bersama suaminya Asep, mengeluh tidak bisa tidur di dalam tenda putih di Mina. "Boro-boro bisa tidur, buat duduk pun susah," ujar Nanan, seorang guru Sekolah Dasar, yang termasuk dalam Kelompok Terbang JKS 54 Maktab 12.| AT | M | KS |
