
Acehtraffic.com - Menteri Perminyakan Iran, Rostam Qasemi menyatakan, "Sektor industri minyak Iran akan melalui sanksi Barat dengan langkah pasti dan untuk tahun ini tercatat lonjakan investasi lebih dari 40 milyar dolar di sektor ini."
IRNA 30 Oktober 2012 melaporkan, Qasemi mengatakan, "Sekarang program pengembangan, pengeboran dan penyulingan di zona minyak Pars Selatan telah dimulai dan dengan demikian diharapkan akan diproduksi enam juta barel minyak mentah per harinya."
Seraya menjelaskan bahwa investasi di sektor minyak Iran untuk tahun lalu mencapai 30 milyar USD, Qasemi mengatakan, "Lonjakan investasi di sektor minyak Iran cukup mengejutkan mengingat pada tahun 2010 tingkat investasi di sektor ini hanya sekitar 13 hingga 15 milyar USD."
Menurutnya, tujuan musuh menjatuhkan sanksi terhadap sektor minyak Iran adalah memperlambat laju pertumbuhan dan perkembangan industri Republik Islam. "Namun sekarang, dengan segala kesulitan yang dihadapi, berbagai proyek perminyakan Iran sedang bergerak maju dengan cepat."
Menteri Perminyakan Iran juga menjelaskan bahwa menyusul sanksi Barat, Republik Islam telah menetapkan langkah-langkah baru untuk menyiasatinya.
"Kami telah mengambil langkah-langkah khusus untuk meningkatkan ekspor minyak dan dalam hal ini kami cukup berhasil," tuturya.
Amerika Serikat dan Uni Eropa memberlakukan sanksi lebih ketat terhadap sektor minyak dan finansial Iran. Sanksi tersebut bertujuan mencegah negara atau perusahaan dunia membeli minyak atau bertransaksi dengan Bank Sentral Iran (CBI)| AT | M | Irib |
IRNA 30 Oktober 2012 melaporkan, Qasemi mengatakan, "Sekarang program pengembangan, pengeboran dan penyulingan di zona minyak Pars Selatan telah dimulai dan dengan demikian diharapkan akan diproduksi enam juta barel minyak mentah per harinya."
Seraya menjelaskan bahwa investasi di sektor minyak Iran untuk tahun lalu mencapai 30 milyar USD, Qasemi mengatakan, "Lonjakan investasi di sektor minyak Iran cukup mengejutkan mengingat pada tahun 2010 tingkat investasi di sektor ini hanya sekitar 13 hingga 15 milyar USD."
Menurutnya, tujuan musuh menjatuhkan sanksi terhadap sektor minyak Iran adalah memperlambat laju pertumbuhan dan perkembangan industri Republik Islam. "Namun sekarang, dengan segala kesulitan yang dihadapi, berbagai proyek perminyakan Iran sedang bergerak maju dengan cepat."
Menteri Perminyakan Iran juga menjelaskan bahwa menyusul sanksi Barat, Republik Islam telah menetapkan langkah-langkah baru untuk menyiasatinya.
"Kami telah mengambil langkah-langkah khusus untuk meningkatkan ekspor minyak dan dalam hal ini kami cukup berhasil," tuturya.
Amerika Serikat dan Uni Eropa memberlakukan sanksi lebih ketat terhadap sektor minyak dan finansial Iran. Sanksi tersebut bertujuan mencegah negara atau perusahaan dunia membeli minyak atau bertransaksi dengan Bank Sentral Iran (CBI)| AT | M | Irib |
