acehtraffic.com - Sebuah video baru yang diposting secara online menunjukkan kebrutalan pasukan Israel terhadap seorang remaja Palestina dalam sebuah demonstrasi di Yerusalem.
Remaja 16 tahun itu mengalami cedera di kompleks Al-Aqsa saat sekelompok pasukan Israel bentrok dengan demonstran Palestina. Pasukan Israel menggunakan granat kejut dan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa aksi demonstrasi itu.
Kekerasan itu merebak usai shalat Jumat di kompleks yang ada Kubah Batu dan Masjid Al-Aqsa, salah satu tempat paling suci dalam Islam.
Video yang diposting di situs YouTube menunjukkan seorang anak yang diseret oleh tentara Israel. Saat anak itu berteriak "khalas," kata bahasa Arab yang memiliki arti "cukup" atau "berhenti," pasukan Israel membantingkan anak itu ke tanah. Seorang tentara meninju anak itu di bagian kepalanya, kemudian menghantam kepalanya ke lantai batu.
Remaja tersebut sekarang pulih di rumah sakit.
Anak-anak Palestina di Yerusalem seringkali menjadi sasaran pasukan penjajah Israel. Sekitar 700 anak-anak ditangkap dan ditahan setiap tahun di kotanya sendiri dan secara rutin mengalami kekejaman, kekerasan dan tindakan illegal lainnya.
Israel menduduki Tepi Barat sejak tahun 1967, dan mencaplok Jerusalem Timur, tempat suci Mesjid al-Aqsa berada, sebuah tindakan yang tidak diakui oleh masyarakat internasional. Tempat tersebut sering menjadi tempat bentrokan antara Israel dan Palestina.
Pada hari Kamis kemarin, sedikitnya sembilan orang ditahan setelah warga Palestina dan pemukim Israel bentrok di dalam kompleks itu.
Warga Palestina menginginkan bagian dari kota itu sebagai ibukota negara masa depan mereka. | AT | Z | Press TV
