Langsa | Acehtraffic.com- Perbuatan bejat kaum
kafir dengan menghina Rasulullah SAW dalam film Innoucence of Muslim dan
Majalah Prancis Charlie Hebdo memang terus membuat darah kaum muslim semakin
mendidih hal itu dibuktikan dengan aksi
protes dilakukan diberbagai tempat.
Seperti dilakukan DPD II HTI Kota Langsa, kamis 4
Oktober 2012 di persimpangan lampu merah
Kantor Pos Langsa. Dalam aksinya, puluhan aktivis Hizbut Tahrir DPD II HTI Kota
Langsa mengutuk keras perbuatan kaum kafir yang menghina Nabi Muhammad SAW dan
menuntut agar para pembuat film Innoucence of Muslim dan majalah Prancis
Charlie Hebdo dihukum mati.
Darliansyah, SP.d dalam orasinya memaparkan bahwa
paham kebebasan yang digembar-gembor kafir barat ternyata hanya berlaku bagi
mereka. Ketika di Perancis muslimah dilarang mengenakan jilbab, “kebebasan”
yang mereka dengungkan itu tidak lagi terdengar.
Hal serupa kini kembali
terjadi dimana Sam Bacile membuat film Innoucence of Muslim dengan melecehkan
Nabi Muhammad SAW dan juga kartun nabi yang dikeluarkan oleh majalah Perancis
Charlie Hebdo
,”Namun pemerintah AS membiarkan begitu saja hal tersebut dibuat
dan disebarluaskan kepada khalayak, sebagai perbuatan biadab yang tidak bisa
dibiarkan begitu saja”
Abu Hanif Widodo orator yang lain menghimbau umat Islam tidak harus berdiam diri dari apa
yang telah dilakukan kaum kafir laknatullah terhadap apa-apa yang disucikan
umat Islam.
,”Ini bukanlah yang pertama kalinya dilakukan
kepada umat Islam. Oleh karena itu, kita semua harus mengutuk keras dan
menuntut untuk dihukum mati mereka yang membuat dan menyebarluaskan film
tersebut,” Ujar Abu Hanif.
Sementara IQBAL, S.HI orator yang terakhir
menyebutkan perbuatan tersebut adalah merupakan hasil dari ide sampah
sekulerisme, liberalisme dan demokrasi.
Dan kaum kafir tersebut tidak akan
pernah berhenti menghina, menghasut dan melakukan banyak hal-hal lain sampai
kita masuk belah mereka.
“ Maka kita muslimin untuk bersatu, bersemangat
bahu membahu membela kehormatan Nabi Muhammad SAW dan menolak keras doktrin
yang tidak islami,” Tegas Iqba.
Aksi yang mengambil tema “Innocence of Muslim, Buah
Dari Sistem Demokrasi Sekuler” tersebut mengundang banyak perhatian orang
khususnya para pengguna jalan. | AT | RD| STR-MS |


