News Update :

38 Pasien di Nepal Menderita Flu Babi

Kamis, 11 Oktober 2012


Kathamandu | acehtraffic.com - Dalam waktu seminggu wabah virus Flu Babi dengan influenza A dan B yang disebut (H1N1) di Nepal, menyebabkan lebih dari 38 pasien terkena dampak akibat  virus itu, kata dokter, seperti dilansir Xinhua, Kamis, 11 Oktober 2012.

"Kami sudah bisa memastikan sebanyak 38 orang terjangkit virus flu babi di Lembah Kathmandu," Dr Arjun Pant, dokter senior spesialis anak di Rumah Sakit Penyakit Tropik dan Infeksi Sukraj Shahid.

Menurut rumah sakit itu, di antara 172 pasien menjalani tes darah di rumah sakit tersebut, 118 orang terinfeksi influenza A sedangkan, 38 dengan influenza B. Namun, dokter di rumah sakit itu mengatakan tidak perlu panik mengenai virus itu.

Bagian Epidemiologi dan Pengendalian Penyakit mengatakan flu babi muncul saat seseorang terjangkit virus H1N1.

Ini merupakan penyakit saluran pernapasan yang menunjukkan gejala-gejala sakit kepala, demam tinggi, batuk, pilek,badan nyeri dan muntah.

Dr Pant mengatakan begitu terkena flu babi langsung dirawat dengan tepat waktu, maka dengan mudah dapat disembuhkan. Hal ini sembuh dalam waktu lima sampai tujuh hari, katanya.

Namun, anak-anak, orang tua, orang bertekanan darah tinggi dan penyakit kronis kebanyakan cepat terkena flu babi.

Dr Pant menyarankan bahwa minum air yang banyak, makanan cair, menggunakan masker, dan mencuci tangan pada waktu-waktu tertentu dan tetap menjauhkan diri saat batuk bisa mencegah flu babi sampai batas tertentu.

Sebelumnya, seminggu yang lalu, pada 7 Oktober, sebanyak 19 pasien yang mengunjungi rumah sakit yang berbeda ditemukan positif H1N1.

Rumah sakit itu mengatakan tidak ada pasien yang menderita virus tersebut menemui ajalnya. Semua aman dan sedang menjalani pengobatan, Dr Pant kata.

Sebelum ini, virus H1N1 telah terdeteksi di tahun 2009 di Nepal. | AT | Z | Xinhua
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016