
Acehtraffic.com - Ratusan ribu warga kota Sour menggelar demonstrasi mengecam penistaan terhadap kesucian Rasulullah Saw dan menyebut Amerika Serikat sebagai "setan besar."
Fars News (19/9) melaporkan, warga kota Sour Lebanon, memenuhi seruan Sekjen Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah), Sayid Hasan Nasrullah untuk berpartisipasi massif dalam mengecam penistaan terhadap Rasulullah.
Warga menyeru yel-yel termasuk "Amerika Serikat musuh Allah", "Amerika Serikat setan besar", "labbaika yaa Rasulullah", "mampus Amerika" dan "mampus Israel."
Para peserta demonstrasi tersebut juga membawa bendera Hizbullah serta Front Amal Lebanon dan Suriah. Sejumlah tokoh dan pejabat Hizbullah ikut serta dalam demonstrasi itu termasuk Nawaf al-Musawi, anggota Fraksi Loyalitas Terhadap Muqawama di parlemen Lebanon, Syeikh Naim Qassim Wakil Sekjen Hizbullah, dan Syeikh Nabil Qaouq Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon.
Syeikh Nabil Qaouq menyampaikan pidato berapi-api di akhir demonstrasi tersebut dan menyatakan, "Musuh ingin menyeret kita ke dalam (jurang) fitnah, karena mereka menyadari bahwa sesuatu yang akan menyulut amarah bangsa-bangsa tidak lain adalah spiritualitas, keimanan dan al-Quran."
Selasa (18/9) ratusan ribu warga Lebanon atas seruan Hizbullah dan Sayid Hasan Nasrullah, juga berdemonstrasi mengutuk penistaan terhadap Rasulullah Saw. Sayid Hasan Nasrullah yang juga ikut dalam demonstrasi itu menyampaikan pidato singkat. Beliau mengatakan, "Ini adalah awal dari sebuah gerakan yang harus dilanjutkan dan mengacu tujuan jelas yaitu penghentian publikasi cuplikan film nista dan larangan penayangan secara penuh film tercela itu, dan pada akhirnya menutup celah untuk menistakan Rasulullah Saw. | AT | M | Irib |
Fars News (19/9) melaporkan, warga kota Sour Lebanon, memenuhi seruan Sekjen Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah), Sayid Hasan Nasrullah untuk berpartisipasi massif dalam mengecam penistaan terhadap Rasulullah.
Warga menyeru yel-yel termasuk "Amerika Serikat musuh Allah", "Amerika Serikat setan besar", "labbaika yaa Rasulullah", "mampus Amerika" dan "mampus Israel."
Para peserta demonstrasi tersebut juga membawa bendera Hizbullah serta Front Amal Lebanon dan Suriah. Sejumlah tokoh dan pejabat Hizbullah ikut serta dalam demonstrasi itu termasuk Nawaf al-Musawi, anggota Fraksi Loyalitas Terhadap Muqawama di parlemen Lebanon, Syeikh Naim Qassim Wakil Sekjen Hizbullah, dan Syeikh Nabil Qaouq Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon.
Syeikh Nabil Qaouq menyampaikan pidato berapi-api di akhir demonstrasi tersebut dan menyatakan, "Musuh ingin menyeret kita ke dalam (jurang) fitnah, karena mereka menyadari bahwa sesuatu yang akan menyulut amarah bangsa-bangsa tidak lain adalah spiritualitas, keimanan dan al-Quran."
Selasa (18/9) ratusan ribu warga Lebanon atas seruan Hizbullah dan Sayid Hasan Nasrullah, juga berdemonstrasi mengutuk penistaan terhadap Rasulullah Saw. Sayid Hasan Nasrullah yang juga ikut dalam demonstrasi itu menyampaikan pidato singkat. Beliau mengatakan, "Ini adalah awal dari sebuah gerakan yang harus dilanjutkan dan mengacu tujuan jelas yaitu penghentian publikasi cuplikan film nista dan larangan penayangan secara penuh film tercela itu, dan pada akhirnya menutup celah untuk menistakan Rasulullah Saw. | AT | M | Irib |
