News Update :

Promotor Konser Dangdut, Pukuli Wartawan

Selasa, 25 September 2012

Mojokerto | Acehtraffic.com - Konser dangdut Sagita di Lapangan Ahmad Yani Kota Mojokerto, diwarnai aksi kericuhan antara pihak keamanan promotor dengan wartawan di atas panggung. Para wartawan didorong hingga terjungkal dan baku pukul pun tak terhindarkan.

Pantauan detiksurabaya.com di lokasi, Senin (24/9/2012) malam, sedianya para wartawan dari media cetak dan elektronik ini hendak mengambil gambar di atas panggung. Seperti biasanya, jika ada tawuran penonton, wartawan mengambil gambar di pojok panggung.

Namun, seorang petugas keamanan dari promotor Promosindo, meminta agar wartawan tak mengambil gambar penonton. Tak hanya itu, lelaki bertubuh besar ini juga meminta wartawan turun dan keluar dari lapangan itu.

"Turun Mas!, Kamu pikir ini panggung nenekmu. Ambil gambar kan bisa di bawah," kata seorang anggota keamanan sambil menarik baju wartawan.

Beberapa wartawan yang sadar hal ini, mencoba untuk turun meski masih ada yang di atas panggung. Saat belasan kali tawuran, para wartawan menyorot kameranya ke arah penonton. Namun, tanpa disadari saat acara usai, seorang anggota keamanan, mendorong beberapa wartawan hingga terjatuh.

Beberapa wartawan lain yang tak terima akan perlakuan kasar ini, terlibat adu mulut dengan beberapa anggota promotor. Namun, beberapa kali pukulan diarahkan ke wartawan meski tak sampai kena. 

Akibatnya, kericuhan pecah di atas panggung. Adu pukul antara wartawan dan pihak promotor pun tak terelakkan. Beberapa wartawan juga terkena pukulan dan terjungkal. Tak terima perlakuan kasar ini, wartawan juga mencoba membalas pukulan. Akhirnya, 
polisi membubarkan kericuhan di atas panggung ini.

"Saya salah apa? Kita disini bukan menonton acara dangdut ini. Kita hanya meliput kok. Yang memulai dulu kalian," kata Eka Nurullah, wartawan TV One saat dimediasi polisi.

Hingga acara usai, kericuhan juga terjadi di area parkir. Pihak keamanan promotor mengancam akan menculik wartawan perihal kejadian itu. Beberapa wartawan lantas memilih pulang setelah diancam para keamanan ini.| AT | M | DT |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016