News Update :

NASA Ingin Bangun Pangkalan "Batu Loncatan" di Bulan

Rabu, 26 September 2012

acehtraffic.com - NASA berencana ingin membangun sebuah pangkalan berawak yang bisa 'diparkir' di luar sisi gelap bulan sebagai tempat peluncuran misi manusia ke Mars.

Pangkalan tersebut akan ditetapkan secara permanen di angkasa pada jarak 277.000 mil (senilai 445.788 Km) dari Bumi. Sedangkan stasiun luar angkasa internasional hanya berjarak 230 mil.

Pesawat ruang angkasa akan memperluas cakrawala manusia - namun untuk itu diperlukan banyak pemecahan masalah yakni bagaimana mencari cara untuk melindungi astronot dari radiasi, dan bagaimana untuk mengirim kembali pesawat dari jarak seperempat juta mil.

Laporan Orlando Sentinel menyebutkan bahwa NASA kemungkinan akan menggunakan sebagian komponen yang tersisa dari pembangunan ISS, dan akan diperlukan roket Sistem Peluncuran Antariksa untuk mengirim pesawat keluar dari atmosfer.

Proyek peluncuran tersebut saat ini sedang dibangun dengan perkiraan biaya sebesar $ 3 milyar per tahun, dan harus siap pada tahun 2017.

NASA kemudian berencana memulai membangun pos di bulan dua tahun setelah itu.

Orlando Sentinal melaporkan bahwa NASA berbicara dengan Gedung Putih mengenai ide itu pada bulan lalu, namun belum diketahui apakah Kongres AS akan mendukung proyek multi-miliar dolar itu.

Badan antariksa AS sedang membentuk sebuah tim untuk menyusun rencana pembangunan pos tersebut, yang diparkir di sebuah tempat di angkasa yang dikenal sebagai titik librasi Bumi-Bulan 2 (EML-2).

Titik librasi itu merupakan “spot parkir” di angkasa di mana objek dapat seimbang antara tarikan gravitasi dari dua massa besar - yakni Bumi dan Bulan, yang berarti NASA secara efektif bisa 'memarkir' kendaraan di sana.

Laporan NASA mengatakan bahwa menempatkan pesawat ruang angkasa di Titik Lagrange di atas bulan sebagai area percobaan untuk akses manusia ke ruang angkasa jauh adalah pilihan jangka pendek terbaik untuk mengembangkan pengalaman penerbangan yang diinginkan dan mengurangi risiko.

Juru bicara NASA, David Weaver mengatakan kepada Daily Mail: "Ada banyak pilihan - dan banyak rute - yang sedang dibahas dalam perjalanan ke Planet Merah.

Selain Amerika, Rusia sendiri juga merencanakan membuat pangkalan luar angkasa baru. Pangkalan yang diberi nama Orbital Piloted Assembly and Experiment Complex itu bertujuan sebagai platform peluncuran misi ke Mars dan tujuan lain. | AT | Z | Daily Mail
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016