Acehtraffic.com - Presiden Bolivia Evo Morales mengatakan, Amerika Serikat telah menjadi surga bagi para penjahat. Hal ini disampaikan untuk merespon penolakan Washington untuk mengekstradisi seorang mantan presiden Bolivia yang jadi buron sehubungan dengan kematian 63 orang.
"Sebuah dokumen telah tiba dari AS yang menolak ekstradisi orang-orang yang telah melakukan banyak kejahatan di Bolivia," kata Morales dalam pidatonya di La Paz pada Jumat (7/9), Reuters melaporkan.
Mahkamah Agung Bolivia sedang mengupayakan ekstradisi mantan Presiden Gonzalo Sanchez de Lozada untuk menjalani proses hukum atas keterlibatannya dalam kematian 63 orang selama tindakan keras militer terhadap demonstran anti-pemerintah pada Oktober 2003.
Sanchez de Lozada mengundurkan diri selama kekerasan tahun 2003, dan melarikan diri ke Amerika bersama dengan beberapa menteri.
Bolivia telah menuntut ekstradisi Sanchez de Lozada dan para menterinya sejak tahun 2003.
Morales mengatakan bahwa AS berusaha untuk membenarkan penolakan permintaan ekstradisi Bolivia dengan mengatakan bahwa seorang pemimpin sipil tidak harus diadili atas kejahatan yang dilakukan oleh militer.| AT | M | Irib |

