Acehtraffic.com - Jalal Ale Ahmad lahir di Tehran pada 11 Azar 1302 Hs. Ia pada 1322 Hs resmi menjadi anggota partai Tudeh dan di samping kesibukan di dunia politik, Jalal Ale Ahmad berhasil meraih sarjana di jurusan sastra persia. Pada tahun 1326 Hs, ia diterima bekerja di kementerian budaya. Jalal Ale Ahmad mulai menulis sejak berusia 16 tahun dan setelah bergabung dengan partai Tudeh, ia mengenal karya-karya Kasravi.
Kiprahnya di politik tidak berhasil, tapi kebangkitan yang paling mempengaruhi dirinya adalah Kebangkitan 15 Khordad 1342 Hs. Pada waktu itu Jalal Ale Ahmad sampai pada satu keyakinan bahwa setiap aliran pemikiran atau perjuangan manapun yang tidak berakar dari budaya sendiri, maka aliran itu tidak lebih dari pembohongan, eksploitasi dan penjajahan. Ia semakin mantap bahwa satu-satunya harapan untuk membebaskan rakyat ada pada ulama yang sadar, bukan para pemikir Barat dan Timur.
Jalal Ale Ahmad akhirnya menyatakan dirinya ikut dan cinta kepada ulama, khususnya Imam Khomeini, SAVAK mulai mengancam dirinya dan berusaha memisahkannya dari ulama. Pada 1347 Hs, ia diancam akan dibunuh. SAVAK ingin membunuhnya secara diam-diam. Akhirnya dalam sebuah aksi teror yang telah direncanakan, mereka membunuhnya pada 17 Shahrivar 1348 Hs. Jasad Jalal Ale Ahmad dishalati di masjid Firouzabadi dan dimakamkan di kota Rey, Tehran.| AT | M | Irib |

.jpg)