News Update :

Gubernur Melarang Bupati dan Walikota Berhubungan Dengan Menteri?

Selasa, 25 September 2012


Banda Aceh | Acehtraffic.com -Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, melarang seluruh bupati dan walikota untuk berhubungan langsung dengan kementerian sebelum berkoordinasi dengan pemerintah Aceh.

Sehingga kesepahaman dan program dalam membangunan daerah tidak tumpang tindih. Menurut Zaini, himbauan tersebut bukan untuk membatasi gerak bupati dan walikota dalam berimprovisasi membangun daerah mereka, tetapi lebih kepada upaya koordinasi dan konsolidasi kepemerintahan di Aceh.

"Kita malu bila Jakarta mengesan kita tidak kompak, tidak satu suara dalam membangunan daerah," kata Doto, kemarin 24 September 2012

Walaupun begitu, Zaini mempersilahkan kepala daerah melakukan lobi-lobi untuk mendapatkan anggaran atau proyek di masing-masing kabupaten/kota. Tetapi sebelum datang ke Jakarta, alangkah baiknya, berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi.

"Jangan sembunyi-sembunyi ke Jakarta, sebelum datang ke kementerian, koordinasi dulu dengan kita, Pemerintah Aceh akan memberikan dukungan penuh kepada kabupaten/kota dalam rangka mendapatkan pengalokasian dana atau program dari Pemerintah pusat," jelas Zaini.

Zaini mengingatkan, Aceh berbeda dengan provinsi lain. Di provinsi lain, otonomi daerah berada di tingkat kabupaten/kota. Tapi di Aceh, kata Zaini, sesuai dengan UUPA, otonomi daerah berada di tingkat provinsi. Ia akan memperjelas dan mempertegas persoalan tersebut dalam Musrembang Aceh, yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dan yang paling penting, kata Zaini, pemerintah Aceh dan kabupaten/kota harus membangun kebersamaan, koordinasi, sinergis, serta singkronisasi dalam pembangunan Aceh ke depan.

 Ia pun mengaku ada rasa malu dalam hatinya, ketika beberapa kementerian memberitahukan kepadanya ada surat masuk dari kabupaten/kota di Aceh, atau ada bupati, walikota yang meminta waktu bertemu menteri tapi tidak pernah memberitahukannya.

"Ada beberapa kementerian yang menolak surat Bupati/Walikota karena tidak sepengetahuan Gubernur," kata Zaini. Kedepan, ia berharap miskoordinasi seperti ini tidak terjadi lagi. Pemerintah kabupaten/kota sebagai sub sistem pemerintah Aceh harus kompak dan satu suara. | AT | R | Rakyat Aceh |
Share this Article on :
 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016