Acehtraffic.com - Menteri luar negeri Iran dan Mesir Jumat malam 24 Agustus 2012 berdialog membahas tranformasi terbaru di kawasan terutama krisis Suriah.
Ali Akbar Salehi dan sejawatnya dari Mesir, Muhammed Kamel Amr menjalin kontak via telpon membicarakan solusi krisis Suriah.
Pasca pertemuan "Sahabat Suriah" di Tehran dan konferensi OKI di Mekah, Arab Saudi, menlu Iran dan Mesir telah dua kali menjalin kontak via telpon membahas krisis Suriah. Kedua negara menghendaki berakhirnya krisis yang melanda negara Arab itu.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran menegaskan penolakan terhadap segala bentuk intervensi militer asing untuk menyelesaikan krisis di Suriah. "Dialog adalah satu-satunya kunci penyelesaian krisis Suriah," kata Salehi tiga pekan lalu.
"Sejak awal krisis di Suriah, Tehran telah menekankan prioritas langkah-langkah politik dan damai serta strategi untuk memulihkan perdamaian di negara itu," tegas Salehi dalam pertemuan konsultatif internasional tentang situasi di Suriah, seperti dilansir IRNA, Kamis 9 Agustus 2012.
Iran menentang keras pembunuhan terhadap warga sipil oleh pihak manapun. Tehran mendukung terhadap prakarsa damai yang diambil oleh Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk meredam krisis di Suriah.
"Selama beberapa tahun terakhir, Tehran aktif mengambil menawarkan solusi untuk penyelesaian krisis regional. Hal itu terbukti dari peran dan pengaruh positif Iran di Afghanistan, Irak dan Lebanon," pungkasnya.| AT | M | Irib |


0 komentar:
Posting Komentar