News Update :

Lebih dari 1180 Warga Rohingya Melarikan Diri Dari Desanya di Rathedaung

Kamis, 02 Agustus 2012

Rathedaung, Arakan | Acehtraffic.com - Lebih dari 1.180 warga Rohingya termasuk perempuan dan anak-anak melarikan diri dari Desa Anuk Pyin, Kecamatan Rathedaug sejak 19 Juni 2012. Demikian menurut pernyataan seorang tokoh  warga desa setempat yang tidak disebutkan namanya, sebagaimana dilansir Kaladan Press pada 1 Agustus 2012.

“Desa tersebut terletak di tepi timur Sungai Mayu, Kecamatan Rathedaung dan memiliki sekitar 1000 rumah. Awalnya sebelum membakar desa itu pada tanggal 19 Juni lalu, warga desa Moghs memberi  ancaman kepada penduduk desa yang dihuni warga Rohingya itu untuk segera keluar dari desanya.  Akan tetapi, penduduk Rohingya memutuskan untuk melindungi desa mereka sampai mati.”

“Selanjutnya, sekelompok warga Moghs lengkap dengan persenjataan yang mematikan menyerang desa itu pada malam hari, (19/06). Sehingga terjadilah pertikaian antara penduduk desa Rohingya dengan Moghs,  dimana dalam kejadian malam itu sepuluh warga Moghs dan sembilan warga Rohingya tewas. dan akibat dari itu, lebih dari 1180 warga desa Rohingya terpaksa melarikan diri ke tempat-tempat lain, terutama yang rumahnya habis dibakar.

Kemudian, sekelompok tentara dan polisi yang didampingi oleh warga Moghs mendatangi tempat itu dan membakar desa itu dengan bantuan aparat keamanan.  Namun, dari 1000 rumah hanya 40 rumah yang menjadi abu, menurut warga setempat.

Setelah kejadian itu, warga desa Mogh yang dibantu aparat keamanan Myanmar mengambil ternak dan barang berharga lainnya milik warga Rohingya. Para wanita Rohingya diperkosa oleh pasukan keamanan bersama dengan warga Moghs. Penduduk desa Mogh juga menghancurkan kitab suci (Al Quran dan masjid, tambahnya.

Sebelumnya pada tanggal 17 Juni, tentara Myanmar juga menembak mati  14 warga Rohingya dari Desa Donsay Kecamatan Rathedaung saat menjaga keamanan desa mereka di malam hari guna melindungi desanya dari serangan desa Moghs. RD | Z
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright The Aceh Traffic 2010 -2016