
Benghazi | Acehtraffic.com - Sebuah ledakan mengguncang kantor departemen intelijen militer di kawasan timur kota Benghazi, Rabu, 1 Agustus 2012 pagi. Menurut sumber militer Libya, ledakan itu menyebabkan kerusakan gedung tersebut.
"Departemen intelijen militer dibom," kata seorang pejabat senior keamanan Libya kepada AFP. Dia menambahkan tingkat kerusakan yang terjadi menunjukkan ledakan disebabkan bom rakitan.
Gedung yang terhubung dengan kantor intelijen itu juga terkena dampak ledakan, imbuh pejabat itu.
"Insiden tersebut tidak melukai petugas gedung ataupun penghuni gedung sekitar," ujar pejabat yang menolak namanya disebutkan itu. Identitas penyerang, imbuhnya, belum diketahui.
Khaled Haidar, juru bicara Direktur Keamanan Nasional di Benghazi, mengatakan bahwa terjadi serangkaian pembobolan keamanan sepanjang pekan ini.
Salah satunya adalah temuan dan penjinakan bom di luar Hotel Tibesti pada Minggu, 2 Juli 2012. Sebelumnya, Jumat, 27 Juli 2012, sebuah granat tangan menghantam gedung pengadilan banding dan sebuah roket mengenai dinding luar penjara utama kota itu.
Kedua insiden tersebut hanya menyebabkan kerusakan kecil pada gedung-gedung yang disasar.
Pada Jumat yang sama, Haidar menambahkan, aparat keamanan menjinakkan dua bom waktu yang ditanam di kantor keamanan nasional di Benghazi.
Benghazi merupakan tempat kelahiran revolusi yang berhasil menggulingkan Kolonel Moammar Khadafy tahun lalu. | AT | H | KP |

0 komentar:
Posting Komentar